Breaking News:

Modus Ancam Bunuh Diri Jika Tak Dituruti, Pria di Tapin Cabuli Anak Kekasihnya

Saat diminta mengantar anak kekasihnya pulang, pemuda di Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, malah nekat mencabulinya di rumah.

shutterstock
ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNJABAR.ID, RANTAU - Saat diminta mengantar anak kekasihnya pulang, pemuda di Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, malah nekat mencabulinya di rumah.

Persitiwa tersebut dilakukan pelaku berinisial FR (27) kepada korban M (13), yang tidak lain adalah anak IW (38), kekasih FR, pada Minggu (2/1/2020).

Kasus pencabulan ini bermula saat ibu korban IW (38) meminta tolong kepada FR untuk mengantar M pulang setelah bertemu di acara warga yang mereka hadiri.

Ajak Siswa Melakukan Perbuatan Menjurus ke Pencabulan, Oknum Pegawai MTs di Lembang Dipecat

Diketahui, IW sudah lama menjalin hubungan dengan FR setelah perempuan itu berpisah dengan suaminya.

"Ibu korban dan pelaku berpacaran," ujar Kasubag Humas Polres Tapin, Aipda Agus Widodo saat dikonfirmasi, Selasa (4/1/2020) malam.

Saat diantar pulang kata Agus, FR tak langsung menuju rumah M.

Di tengah perjalanan, FR menyempatkan singgah di rumahnya di Desa Ayunan Papan, Lokpaikat, dengan alasan hendak mengambil uang.

Setibanya di rumah, FR malah memaksa M untuk berhubungan badan tetapi ditolak oleh M.

Agus mengatakan, saat ditolak, FR mengancam akan bunuh diri jika M tak melayaninya.

Delapan Anak Dicabuli Ayah Kandung di Cianjur,12 Anak Lainnya Oleh Ayah Tiri, Gara-gara Film Porno

"Tersangka memaksa korban untuk masuk ke dalam kamar tersangka dan mendapatkan ancaman dari tersangka apabila korban tidak mau berhubungan intim maka tersangka akan bunuh diri dengan menggunakan sebilah pisau," ungkap Agus.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved