RSUD Indramayu Jadi Salah Satu Rumah Sakit Rujukan Pasien Suspect Virus Corona, Ini yang Disiapkan

Kemenkes RI menetapkan RSUD Indramayu dan RSUD Gunung Jati di Cirebon sebagai rumah sakit rujukan pasien suspect virus corona di Wilayah III Cirebon

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Handhika Rahman
RSUD Indramayu, Selasa (28/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menetapkan RSUD Indramayu dan RSUD Gunung Jati di Cirebon sebagai rumah sakit rujukan penanganan pasien suspect virus corona di Wilayah III Cirebon.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, penetapan itu berdasarkan surat dari Dirjen Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes.

Sebagai tindak lanjut, khusus di RSUD Indramayu, pihaknya sudah menyiapkan berbagai sarana prasarana penunjang.

UPDATE - Jumlah Penderita Virus Corona yang Meninggal Capai 107 Orang, Persebaran Masuk di 19 Negara

Ilustrasi: Persebaran virus corona. (Foto: medscape.com/gisanddata.maps.arcgis.com)
Ilustrasi: Persebaran virus corona. (Foto: medscape.com/gisanddata.maps.arcgis.com) (Kolase Tribun Jabar)

Seperti menyiapkan ruang isolasi, menyiapkan SDM untuk penanganan pasien yang terjangkit virus corona, termasuk menyediakan obat-obatan sistomatik atau obat penghilang gejala virus tersebut.

"RSUD Indramayu pernah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan untuk penangan pasien Sars waktu itu, jadi sekarang untuk penanganan virus corona ini Kemenkes juga menunjuk RSUD Indramayu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di ruangannya, Selasa (28/1/2020).

Deden Bonni Koswara menjelaskan, inkubasi virus corona ini menyebabkan pasien menderita penyakit pneumonia.

Antisipasi Virus Corona, Dinkes Kota Tasikmalaya Bagikan Masker di Bandara Wiriadinata

Antisipasi Virus Corona, Disnaker Kota Bandung Ungkap Jumlah Tenaga Kerja Asal China

Namun, untuk menyatakan pasien yang bersangkutan terjangkit virus corona mesti dilakukan pendalaman terlebih dahulu.

Ruang Isolasi di RSUD Indramayu, Selasa (28/1/2020).
Ruang Isolasi di RSUD Indramayu, Selasa (28/1/2020). (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Indikasinya meliputi, pasien yang bersangkutan apakah dalam kurun waktu kurang dari 14 hari pernah berangkat ke Wuhan China atau tidak.

Hadapi Penyebaran Virus Corona, Ini yang Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Majalengka

Kota Bandung Masih Terbuka bagi Wisatawan dari China di Tengah Ancaman Virus Corona

Selain itu, apakah pasien yang bersangkutan pernah melakukan kontak dengan sesama penderita atau tim medis yang menangami virus tersebut atau tidak, serta indikasi-indikasi lainnya.

"Tapi hingga sekarang Indramayu masih aman, semoga saja tidak ada virus tersebut di Indramayu," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved