5 Berita Terpopuler Virus Corona, Sudah 3 Dinyatakan Suspect, Ombudsman Saran Larangan Masuk WN Cina

Virus corona yang mewabah di Wuhan, Cina menjadi perhatian negara dunia, salah satunya Indonesia. Berikut 5 berita terpopuler terkait virus corona.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
medscape.com dan Sky News
ilustrasi pasien yang terinfeksi virus corona 

Grace mengaku, pihaknya telah melakukan langkah preventif dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Bandung, salah satunya dengan membuat surat edaran tentang kesiapsiagaan, pencegahan, dan penanggulangan virus corona ke setiap puskesmas.

"Itu berdasarkan surat dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI dan Dinkes Provinsi Jawa Barat, dijelaskan bahwa semua jajaran Dinkes di kabupaten atau kota harus melakukan deteksi, pencegahan, respons, dan antisipasi munculnya virus corona," ujarnya.

Grace menambahkan, virus yang berasal dari Cina tersebut mirip dengan virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

“Corona virus adalah virus baru yang menyerang saluran pernapasan manusia. Gejalanya pun sulit dikenali karena mirip dengan flu pada umumnya, seperti batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, demam, serta letih dan lesu,” ucapnya.

Grace menambahkan, untuk mencegah terjangkitnya virus tersebut, mengimbau masyarakat agar mengimplementasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), seperti cuci tangan pakai sabun (CTPS), konsumsi gizi seimbang, rajin olahraga, serta cukup istirahat.

“Tak hanya itu, terapkan juga etika batuk, misalnya menggunakan masker untuk menutup mulut, dan hidung ketika batuk, tutup mulut, dan hidung dengan tisu, buang tisu ke tempat sampah, dan mencuci tangan dengan air mengalir juga sabun,” katanya.

Soal Virus Corona, Sebelum Mikroba Ditemukan, Rasulullah Jelaskan Sistem Karantina Penyakit Menular

RSUD Waled Cirebon Belum Izinkan Pasien Suspect Virus Corona Pulang Meski Kondisinya Stabil

5. Larangan WN Cina Masuk

Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Laode Ida mengatakan pemerintah seharusnya mengeluarkan larangan masuknya pekerja asal China ke Indonesia.

Hal ini berkaitan dengan persebaran virus corona yang pertama kali terdeteksi di negeri tirai bambu itu.

"Sehubungan dengan munculnya virus Corona, maka pemerintah Indonesia seharusnya segera mengeluarkan larangan masuknya pekerja asal China, bahkan wisatawan (asal) China ke Indonesia," ujar Laode dalam keterangan tertulis yang dikutip Tribunjabar.id dari Kompas.com, Senin (27/1/2020).

Terkait Pasien Suspect Virus Corona di Bandung, RSHS Akui Terima 2 Rujukan, 1 Masih Belum Dipastikan

5 Fakta Pekerja Cina Dirawat di RSHS, Diduga Terinfeksi Virus Corona, PT KCIC Sebut Demam Berdarah

Selain itu, kata dia, pekerja asal China yang sudah telanjur berada di Indonesia sebaiknya segera didata.

Laode menyarankan ada pemeriksaan secara khsusus terhadap para pekerja itu.

"Untuk memastikan mereka (pekerja asal China) terbebas dari virus mematikan tersebut," tutur Laode.

Soal Perlu Tidaknya Evakuasi WNI dari Wuhan China, Begini Kata Pengamat Hubungan Internasional

LINK Peta Online Penyebaran Virus Corona, Infonya Selalu Update Tiap Hari, Cek di Sini

Dia menegaskan, persebaran virus ini menjadi persoalan serius yang harus diperhatikan pemerintah.

Terlebih virus ini sudah menimbulkan korban jiwa baik di China, Singapura dan Thailand.

"Agar warga Indonesia terhindar dari virus corona. Perlindungan terhadap nyawa warga negara Indonesia adalah jauh lebih utama ketimbang membebaskan pekerja asal China atas nama Investasi," tegas Laode.

"Virus ini sudah terbukti bersumber dari China, dan pemerintah Indonesia memiliki kewajiban untuk melindungi warganya dari bahaya kontaminasi dari virus yang kemungkinan dibawa oleh para pekerja atau para wisatawan China," lanjutnya.

Lebih lanjut Laode mengingatkan bahwa pekerja asal China dengan kategori buruh kasar setiap hari masuk ke Indonesia.

Contohnya, kata Laode yang masuk ke Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

"Hingga hari ini yang (masuk) melalui Cengakreng ke Kendari, setiap hari ada dua pesawat (Batik Air pukul 03.00 WIB dan Lion Air pukul 06.00 WIB) dengan penumpang lebih dari 70 persen adalah para buruh asal China, " jelasnya.

Dia menambahkan, pada 2018 lalu Ombudsman sudah melakukan investigasi ke sejumlah daerah dan menemukan fakta bahwa pekerja asal China umumnya pekerja di smelter-smelter Penanaman Modal Asing (PMA) asal China.

Virus corona (coronavirus) tengah menjadi perhatian dunia.

Pasalnya selain mulai menyebar di kota Wuhan, China, virus corona jenis baru tersebut juga terdeteksi hingga Amerika Serikat.

Berdasarkan informasi dari Komisi Kesehatan Nasional China, virus corona memiliki kemiripan seperti virus SARS dan MERS yang dapat mengakibatkan kematian bagi penderitanya.

Sejak diketahui sebagai wabah misterius yang menyebabkan pneumonia, jumlah pasien yang terinfeksi virus ini terus bertambah.

Hingga Senin pagi, Pemerintah China menyatakan, korban meninggal akibat wabah virus corona mencapai 80 orang dengan lebih dari 2.300 orang terinfeksi.

(Tribun Jabar/Kompas)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved