Dua Kelompok Pemuda di Sumedang Saling Bacok, Berdarah-darah, Pelaku Kini Meringkuk di Kantor Polisi

Dua kelompok pemuda saling serang dan saling bacok di Kecamatan Cimanggung beberapa waktu lalu. Korban luka dan berdarah-darah.

Istimewa
Kasus pembacokan dua kelompok pemuda di Sumedang sudah diproses hukum. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua kelompok pemuda saling serang dan saling bacok di Kecamatan Cimanggung beberapa waktu lalu.

Setelah saling serang dan saling bacok, keduanya kemudian saling melaporkan ke Polsek Cimanggung pada 24 November 2019 lalu.

Kini, Sabtu (18/1/2020), pihak-pihak yang terlibat pertikaian telah diamankan petugas kepolisian.

Pengakuan Pelaku Pembacokan di Cicendo, Sedang Mabuk dan Mengira Korban Adalah Musuh

Menurut data kepolisian, diketahui dua kelompok tersebut terdiri dari kelompok RK bersama BY dan lawannya, pihak DD alias BSR. Kedua kelompok tersebut rupanya saling bacok gara-gara miras.

Kapolsek Cimanggung, Kompol Herdis Suhardiman, melalui Panit Reskrim Ipda Dedi Darsono membenarkan peristiwa berdarah tersebut.

"Perkaranya sudah ditangani secara serius. Sudah diproses berdasarkan hukum yang berlaku," ujarnya.

Cerita Sopir Taksi Online Dapat Orderan Dinihari, Pemesan Tak Mencurigakan tapi Akhirnya Main Bacok

Akibat aksi saling bacok tersebut, kedua kelompok mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

Salah satu tersangka, DD, bahkan masih harus berobat jalan karena luka bacok di bagian tangan yang cukup parah.

Pembacokan di Cicendo Bandung

Halaman
12
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved