Gantung Diri di Pohon Jati

Ternyata Ini Motif Pria di Majalengka Nekat Gantung Diri di Pohon Jati

Seorang pria berusia 34 tahun warga Desa Parakan, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka

Ternyata Ini Motif Pria di Majalengka Nekat Gantung Diri di Pohon Jati
Istimewa
Pria ditemukan gantung diri di sebuah pohon di Desa Parakan, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Kamis (16/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Seorang pria berusia 34 tahun warga Desa Parakan, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis (16/1/2020).

Pria itu diduga nekat melakukan gantung diri setelah istrinya yang bekerja di Jakarta, mengajukan gugat cerai.

''Kemungkinan karena digugat cerai istrinya, korban nekat gantung diri," kata Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono melalui Kapolsek Leuwimunding, Iptu Edy Purwanto, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan dokter puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan.

Senang Jasad Ayo Sunaryo Tak Dibakar di Jepang tapi Sedih Tak Bisa Dipulangkan ke Indramayu

Selain itu, kata dia, dari tanda-tanda fisik yang teramati, juga menunjukkan tanda-tanda bekas gantung diri.

''Kita juga menemukan luka hanya di bagian leher akibat terjerat tambang dan saat kami ke TKP, korban masih posisi tergantung di pohon," jelasnya.

Mengenai kronologi kejadian, Kapolsek Leuwimunding menjelaskan, bahwa korban pertama kali ditemukan warga setempat sekira pukul 05.30 WIB.

Saat itu, dikatakannya, saksi tengah jalan-jalan ke kebunnya dan ternyata melihat di kebunnya yang tak jauh dari rumah korban menemukan pria tersebut.

Ternyata, korban telah terbujur kaku dengan kondisi kepala diikat oleh tambang dan tergantung di sebuah pohon jati.

Banjir Surut di Jabodetabek, Harga Ayam Broiler di Tingkat Peternak di Ciamis Kembali Naik

Saat diperiksa, lanjut dia, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sedangkan, dari hasil pemeriksa Inafis Polres Majalengka dan tim dokter puskesmas, korban diduga telah meninggal dunia lebih dari enam jam.

"Kami tidak menemukan adanya unsur penganianyaan pada tubuh korban. Diduga korban tewas murni karena gantung diri," ujarnya. 

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved