Ditinggal Penghuni Berjualan ke Tegalega, Rumah Fanni di Astana Anyar Kebakaran

Kebakaran terjadi di Gang Pajagalan 5, Jalan Astana Anyar, RT.05/03, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (22/12/2019).

Ditinggal Penghuni Berjualan ke Tegalega, Rumah Fanni di Astana Anyar Kebakaran
Tribun Jabar/Ery Chandra
Fanni bersama warga yang terdampak kebakaran saat mengungsi di bangunan rumah kos yang masih belum selesai dibangun, di Gang Pajagalan 5, Jalan Astana Anyar, RT.05/03, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (22/12/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRUBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebakaran terjadi di Gang Pajagalan 5, Jalan Astana Anyar, RT.05/03, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (22/12/2019).

Seorang warga yang menjadi korban, Siti Fanni Ismawati (36) tampak sedih saat mengetahui rumah yang ditempati bersama keluarganya hangus terbakar.

Dia bersama suami dan anaknya sedang tak berada di rumah saat kebakaran terjadi.

Mereka mengetahui informasi itu setelah ditelepon oleh tetangganya. Lantas, mereka tergesa-gesa kembali pulang.

"Di rumah lagi kosong, saya dan suami tengah berjualan pakaian di Tegalega. Enggak menyangka bisa terjadi seperti ini," ujar Fanni, kepada Tribun Jabar, di tempat mengungsi sementara, di Kota Bandung, Minggu (22/12/2019).

kebakaran di Astana Anyar, Api Menjalar dari Satu Rumah ke Rumah Lain, Diduga Berawal dari Sini

Astana Anyar Kebakaran, Saksi Dengar 10 Kali Ledakan

Menurutnya, pada pukul 05.00 WIB pagi, suaminya terlebih dulu berangkat ke Tegalega untuk berjualan pakaian.

Sekitar pukul 06.00 WIB, dia dan anaknya menyusul ke lokasi tersebut.

"Sambil membawa dorongan ke sana. Sebelum berangkat kondisi listrik, gas, magiccom enggak menyala, kondisi mati," katanya.

Bahkan sebelum terjadi kebakaran, anaknya nomor satu, sempat balik ke rumah untuk menyiapkan berjualan kaset.

"Bahkan sempat tidur di atas. Setelah beres kaset-kaset untuk jualan, jam delapan pagi anak saya keluar," ujarnya.

Akibat api yang melahap seluruh rumah dan bangunan lantai dua yang dominan terbuat dari kayu itu ludes terbakar.

Bahkan seluruh harta benda dan dokumen penting tak bisa diselamatkan.

"Kami belum bisa memprediksi kerugian habis berapa semuanya, yang jelas banyak. Pas sabtu kemarin habis mengambil rapor anak, perasaan saya kayak enggak enak, pikiran seolah kemana-mana," katanya.

Ia pun mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Klasemen Liga 1 2019, Persebaya Rebut TIket Play Off Piala AFC, Persib Tembus 5 Besar?

Cerita Warga Astana Anyar Saat Kebakaran Melalap Belasan Rumah

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved