Setelah Taklukan SEA Games Lifter Cantik Windy Cantika Aisah Targetkan Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Seusai sukses meraih medali emas di SEA Games Filipina 2019, lifter cantik Windy Cantika Aisah (17) kini menargetkan medali emas di Olimpiade

Setelah Taklukan SEA Games Lifter Cantik Windy Cantika Aisah Targetkan Emas di Olimpiade Tokyo 2020
Instagram @windycantika11/Tim Indonesia SEA Games 2019
Windy Cantika Aisyah, peraih medali emas SEA Games 2019 di cabor angkat besi di kelas 49 Kg 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAUNG - Seusai sukses meraih medali emas di SEA Games Filipina 2019, lifter cantik Windy Cantika Aisah (17) kini menargetkan medali emas di ajang bergengsi Olimpiade Tokyo 2020 nanti.

Sebelumnya pembina sekaligus Ketua Pengcab PABBSI Jawa Barat, Maman Suryaman mengatakan jika Cantika saat ini sudah bisa lolos ke Olimpiade 2020. Namun Cantika masih harus mengkuti satu kejuaraan angkat besi tingkat internasional.

"Setelah ini ia bercita-cita masuk ke Olimpiade 2020 di Tokyo, alhamdulillah langkahnya tinggal satu kejuaraan lagi. Dan keinginan terbesarnya adalah mendapat medali emas di olimpiade nanti," ujar sang ibu Siti Aisah (50) saat ditemui di kediamannya di Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (2/12/2019).

Di Balik Keberhasilan Windy Cantika Meraih Medali Emas SEA Games 2019, Ayahnya Masuk Ruang Operasi

Siti Aisah, ibu Windy Cantika Aisah, lifter asal Kabupaten Bandung yang meraih emas SEA Games.
Siti Aisah, ibu Windy Cantika Aisah, lifter asal Kabupaten Bandung yang meraih emas SEA Games. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Ini Profil Windy Cantika Aisah Peraih Medali Emas SEA Games 2019, Hobinya Kulineran Makanan Pedas

Selaku orangtua, Siti Aisah mengaku hanya bisa mendukung dan mendoakan cita-cita putri bungsunya tersebut. Namun Ia percaya jika sang anak bisa meraih cita-citanya tersebut.

"Dia itu rajin dan sangat disiplin dalam berlatih. Jarang mengeluh ketika diberi program latihan oleh pelatihnya. Saya hanya bisa berdoa dan memotivasi saja. Mari doakan Cantika agar bisa meraih cita-citanya di olimpiade nanti," tuturnya.

Meski hidup berjauhan, Cantika di Pelatnas Jakarta dan keluarga besarnya di Bandung, mereka mengaku sangat intens menjalin komunikasi via Video call maupun chatting melalui WhatsApp.

"Saya selalu bilang sama Eneng ikuti kata-kata pelatih. Jangan korupsi program latihan karena jika gagal nanti bukan pelatih yang rugi tapi Eneng. Saat di podium itulah membuktikan latihan kamu serius atau tidak," katanya.

Siti mengaku bangga bisa menonton langsung perjuangan sang putri di SEA Games 2019 melalui layar televisi yang disiarkan langsung oleh televisi swasta nasional. Siti menonton bersama rekan-rekannya di kantornya di Pasar Banjaran. (mud)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved