Ini Profil Windy Cantika Aisah Peraih Medali Emas SEA Games 2019, Hobinya Kulineran Makanan Pedas
Lifter putri asal Cimaung Kabupaten Bandung Windy Cantika Aisah berhasil mendapat medali emas pada ajang SEA Games 2019 di Manila Filipina
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAUNG - Lifter putri asal Cimaung Kabupaten Bandung Windy Cantika Aisah berhasil mendapat medali emas pada ajang SEA Games 2019 di Manila Filipina, Senin (2/12/2019) pagi.
Mojang cantik yang masih berusia 17 tahun ini berhasil mengalahkan lawan-lawannya yang jauh lebih dewasa darinya.
Cantika menjadi atlet angkat besi termuda dari Indonesia yang mengikuti SEA Games kali ini.
• Usai Sabet Medali Emas SEA Games, Target Cantika Bisa Meraih Tiket Olimpiade 2020
• Gagal Ikuti Olimpiade Remaja Karena Isu Jantung Bocor, Cantika Buktikan Raih Emas di SEA Games 2019
"Iya Ia (Cantika) masih sangat muda, tapi ia sudah mampu melakukan angkatan seberat senior-seniornya," ujar Siti Aisah (50) ibu dari Cantika saat ditemui di kediamannya di RT 04/02, Kampung Babakan Cianjur, Desa Malasari, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (2/12/2019).

Cantika tercatat sebagai siswi berprestasi di SMA Handayani 1 Pameungpeuk. Ia duduk di bangku kelas III, sehingga tahun depan dirinya akan menghadapi Ujian Nasional (UN).
"Alhamdulillah sekolahnya selalu memberikan kelonggaran kepada Cantika dengan memberikan dispensasi. Meski di Platnas Cantika juga tetap belajar jarak jauh melalui online. Ia tetap belajar mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru-gurunya," tuturnya.
Atlet berparas cantik ini lahir di Bandung 11 Juni 2002. Ia menghabiskan masa kecilnya di Cikoneng Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Menurut penuturan sang ibu, Cantika sudah menunjukkan kesukaannya pada olahraga angkat besi sejak SD.

"Awalnya liat kakak-kakaknya latihan, ditambah saya juga sering bercerita pengalaman saya saat ikut kejuaraan dunia di luar negeri. Dari situlah dia mulai tertarik dan mau latihan, SD Kelas 6 dia langsung ikutan Porda dan menjadi peserta termuda," tuturnya.
Anak pasangan Siti Aisah (50) dan Asep Hidayat (49) ini juga sering pindah-pindah sekolah.
Ia tercatat pernah sekolah di SDN Cikoneng dan SDN Sukamaju 2. Sekolah menengah pertamanya Cantika habiskan di SMPN 1 Banjaran dan SMPN 1 Baleendah.
Cantika merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakak pertamanya bernama Sandy Zainul Hikmat (27) berprofesi sebagai wasit angkat besi.
Dan kakak keduanya bernama Randy Firmansyah (22) yang juga melatih atlet-atlet angkat besi di rumahnya.
"Kami juga heran kenapa bakat angkat besi ini malah nurun pada anak yang perempuan, kenapa tidak ke anak yang laki-laki. Tapi kami percaya setiap anak memiliki rezekinya masing-masing," katanya.
Cantika mulai masuk ke Pelatnas awal tahun lalu, ia mulai mengikuti pemusatan latihan di sana.
Dan uniknya jika tengah libur latihan, Ia selalu menghabiskan waktu liburnya di rumah.
"Eneng itu hobinya makan makanan pedas, masak sendiri di rumah kadang bikin seblak sendiri, bikin cimol sendiri di rumah. Enggak pernah kemana-mana, kalau keluar juga kulineran Eneng mah," ungkap sang ibu. (mud)