Ada Warganya yang 10 Tahun Jadi TKW dan Tak Bisa Pulang, Ini Tanggapan Pemkab Majalengka

Ada warganya 10 tahun jadi TKW dan tak bisa pulang, ini tanggapan Pemkab Majalengka.

Ada Warganya yang 10 Tahun Jadi TKW dan Tak Bisa Pulang, Ini Tanggapan Pemkab Majalengka
Kolase tribunjabar/eki yulianto
TKW asal Majalengka tak pulang 10 tahun, tak digaji 6 tahun 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Beberapa hari lalu, Kabupaten Majalengka diramaikan dengan informasi Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Biawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka yang tidak pulang selama 10 tahun terakhir.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Majalengka, Sadili mengatakan jika memang ada anggota keluarga yang bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri bermasalah, pihaknya meminta keluarganya melaporkan.

Agar, kata dia, pihaknya langsung menindaklanjuti permasalahan apa yang dilaporkan kepada pihak terkait.

"Segera laporkan ke kami, laporan pengaduannya begitu terus harapannya seperti apa dan kami pasti akan menindaklanjuti," ujar Sadili saat ditemui Tribuncirebon, Selasa (26/11/2019).

Setelah itu, kata dia, pihaknya menindaklanjuti dengan melayangkan surat ke Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sebagai upaya penanganan.

Ia mengimbau warga Kabupaten Majalengka jangan sungkan melaporkan kepada Disnakerin jika memang ada anggota keluarganya yang bermasalah terkait bekerja di luar negeri.

"Kami akan kirim surat, kemudian di Jakarta ke Kementerian dan ke Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P3TKI) nanti pasti akan koordinasi dengan kementerian luar negeri. Lalu Kementerian Luar Negeri akan koordinasi dengan KBRI di sana gitu," ucap dia.

Sadili menambahkan meski status Pekerja Migran tersebut ilegal, pihaknya akan tetap membantu menangani tanpa membedakan dengan yang legal.

Sebab, menurutnya, pihak terkait akan lebih mengedepankan kemanusiaan tanpa melihat latar belakang sponsor yang memberangkatkan pekerja yang bersangkutan.

"Pada dasarnya, pemerintah dihadapkan pada masalah khususnya masalah kemanusiaan, ya, kemanusiaannya yang dikedepankan. Pasti ditangani juga seperti itu," kata Sadili.

Sebelumnya diberitakan TKW asal Majalengka Devi Siti Mulyati tak bisa pulang setelah 10 tahun bekerja di Jordania.

Padahal, Devi ingin pulang tapi selalu ditahan oleh majikannya.

Kisah Sedih Devi, TKW Asal Majalengka Terjebak di Yordania, 10 Tahun Tak Pulang, Kerja Tak Digaji

Pemkab Majalengka Ajukan Kawasan Terasering Panyaweuyan ke FAO

Ratusan Polisi Diterjunkan untuk Amankan Aksi Damai di PG Rajawali II Jatitujuh Majalengka

Penulis: Deni Denaswara
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved