Banyak Kepala OPD Pemprov Jabar Tak Hadiri Rapat Paripurna, Ridwan Kamil Kecewa dan Siapkan Hukuman
Dalam rapat paripurna DPRD Jabar tersebut, Pemprov Jabar dan DPRD Jabar membahas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai Raperda tentang APBD
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan siap menghukum para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tidak menghadiri rapat paripurna DPRD Jabar, Jumat (15/11/2019).
Dalam rapat paripurna DPRD Jabar tersebut, Pemprov Jabar dan DPRD Jabar membahas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020.
Gubernur yang akrab yang disapa Emil ini mengatakan, berkali-kali dirinya telah menegur para kepala OPD ini.
Mereka yang tidak hadir pun akhirnya beralasan kerja dinas di luar kota dan lainnya.
"Saya punya mekanisme untuk menghukum orang yang tidak disiplin dalam manajemen itu, salah satunya teguran. Kedua, bisa saya potong saja pendapatannya karena itu ada mekanisme yang kita lakukan," kata Ridwan Kamil seusai paripurna tersebut.
• Gubernur Jabar Ridwan Kamil Posting Soal Kolam Renang Gedung Pakuan,Jelaskan Alasannya Panjang Lebar
Hukuman tersebut sebagai bentuk peringatakn kepada kepala OPD untuk selalu menghormati dan hadir di forum saat Gubernur mempertanggungjawabkan anggaran-anggaran yang mereka pakai.
"Saya kecewa juga. Ketiga kali saya tegur selalu hadirnya sedikit. Saya sudah putuskan, nanti ada peraturan baru tentang kedisiplinan PNS, salah satu poinnya berpengaruh ke pendapatan. Jadi yang tidak datang, salah satu hukumannya TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan)-nya saya potong juga. Sambil tidak boleh ulangi lagi kejadian di forum penting seperti ini," katanya.
Sebelumnya, Rapat Paripurna DPRD Jabar dengan agenda Jawaban Gubernur Jawa Barat terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020, diwarnai hujan interupsi karena kepala OPD banyak yang absen dalam rapat paripurna tersebut.
Hujan interupsi dari sejumlah anggota DPRD Jawa Barat terjadi usai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selesai membacakan draf jawaban terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020.
• Heboh Kolam Renang di Gedung Pakuan, Ridwan Kamil Diminta Utamakan Warga Dibanding Pribadi
• Bikin Kolam Renang di Rumah Dinas Disorot, Ridwan Kamil : Saya Cedera Kaki, Harus Terapi Berenang