Selasa, 19 Mei 2026

Heboh Kolam Renang di Gedung Pakuan, Ridwan Kamil Diminta Utamakan Warga Dibanding Pribadi

- Koordinator Perkumpulan Inisiatif Bandung, Doni Setiawan mengatakan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Tayang:
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kendarai motor ldi Gedung Pakuan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Koordinator Perkumpulan Inisiatif Bandung, Doni Setiawan mengatakan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil seharusnya memprioritaskan anggaran untuk kepentingan umum, dibanding kepentingan pribadi. Sekalipun itu terkait hak yang melekat pada jabatannya.

Dikutip dari situs LPSE Pemprov Jabar, Biro Umum Setda Provinsi Jabar sudah melelang proyek revitalisasi halaman belakang Gedung Pakuan yang menjadi rumah dinas Gubernur Jabar itu dengan pagu paket senilai Rp 4,6 miliar (Rp 4.656.500.000).

Lelang proyek itu sudah selesai dan dimenangkan PT Artikon Dimensi Indonesia ‎dengan harga penawaran Rp 4,2 miliar (Rp 4.203.423.413,96). Proyek itu berkategori konstruksi.

"Menurut saya harus dilihat dulu urgensinya karena banyak yang lebih penting dibanding itu (revitalisasi Gedung Pakuan)," ujar Doni saat dihubungi Tribun pada Jumat (15/11/2019).

Usai Ngantor, Oting Didampingi Ibu-ibu Majelis Talim Daftar Balon Bupati Cianjur di Partai Gerindra

Menurut Doni, moral politik anggaran pemerintah prinsipnya harus mengedepankan hal-hal yang bersifat pelayanan publik.

"Harusnya dicari mana yang lebih prioritas. Itu yang didulukan, terutama berkaitan dengan pelayanan," ujar Doni.

Banyak hal-hal bersifat kepentingan publik yang bisa didahulukan dibanding memperbaiki rumah dinas sendiri. Apalagi, ternyata pada proyek itu, ada pembangunan kolam renang senilai Rp 1 miliar lebih.

"Rumah tidak layak huni faktanya masih ada, belum lagi isu air bersih. Garis besarnya prioritas anggaran untuk kepentingan publik dulu lah," ujarnya.

Kapan Nama Perusahaan BUMN yang akan Dipimpin Ahok Diumumkan? Begini Kata Erick Thohir

Nilai anggaran Rp 4 miliar kata dia bukan angka kecil. Dengan nilai itu, bisa menyelesaikan sejumlah masalah yang ada di masyarakat.

"Rutilahu , perbaikan satu unit rumahnya kan sekitar Rp 17,5 juta. Dengan segitu bisa dapat renovasi 380 rumah tidak layak ‎huni," kata dia.

Selain itu, Pemprov Jabar melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang juga melelang proyek pengaspalan jalan di Gedung Pakuan. Pagu yang dianggarkan mencapai Rp 890‎ juta (Rp 890.203.620).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved