Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Minta Pemkot Selesaikan Masalah Kekumuhan Kota

Pembangunan di Kota Bandung cukup pesat sehingga menjadi tujuan wisatawa bagi wisatawan domestik atau pun asing.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Minta Pemkot Selesaikan Masalah Kekumuhan Kota
Tribun Jabar/Cipta Permana
Balai Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pembangunan di Kota Bandung cukup pesat sehingga menjadi tujuan wisatawa bagi wisatawan domestik atau pun asing.

Namun ternyata Kota Bandung menjadi kawasan perkotaan terkumuh se-Indonesia. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Gunawan, ketika ditemui di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (5/11/2019).

“Bukan se-Jawa Barat, tapi se-Indonesia. Ini saya baru menerima data asalnya (Kota Bandung) no 2,  dan sekarang ranking pertama kawasan kumuh di kawasan perkotaan,” ujar Agus.

Dinas SDA Jabar Belum Paham Kritikan Anggota DPRD Sebut Ada Simbol Freemasonry di Situ Rawa Kalong

Agus berharap Pemkot Bandung serius menangani masalah predikat kumuh Kota Bandung.

“SKPD-SKPD dalam menangani ini jangan tumpah tindih,  tapi harus ada tim untuk bekerja menangani kawasan kumuh di Kota Bandung,” kata Agus.

Agus mengatakan, dari 150 kelurahan yang ada di Kota Bandung, 112 kelurahan di antaranya memiliki kawasan kumuh.

“Ini harus betul-betul dikerjakan serius, diharapkan dari tahun ke tahun kawasan kumuh berkurang, harus zero, tapi kawasan kumuh masih tetap ada,” kata dia.

Untuk membantu mengurangi kawasan kumuh, kata Agus, DPRD Kota Bandung sedang membahas draft perda mengenai kawan kumuh.

“Nanti harus ada muatan lokal di Perda itu bagaimana menangani kawasan kumuh, tidak hanya infrastruktur, tapi bagaimana ekonomi juga ditingkatkan,” ujarnya.

Agus mengatakan bahwa kawasan kumuh identik dengan kemiskinan, sehingga penangannya harus berdampak pada nilai tambah ekonomi masyarakat.

Kampung Kumuh di Kota Cimahi Itu Kini Indah Menawan, Jadi Kampung Seni Hasil Swadaya Warga

Neti Supriyati Klaim Minat Baca Masyarakat Kota Bandung Cukup Tinggi

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved