Antisipasi Keretakan Tanah Meluas, BPBD dan Disdik Ciamis Minta Sekolah Data Kondisi Lingkungan

BPBD dan Disdik Ciamis mengumpulkan para kepala sekolah dan guru PLS dari 20 SD dan 2 SMP se-Kecamatan Tambaksari di GOR PGRI Tambaksari Selasa (5/11/

Istimewa
Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM saat melihat langsung bangunan SD Kadupandak 2 yang mengalami keretakan akibat pergerakan tanah, Senin (4/11/2019). 

Kondisi sekolah berada di bawah tebing yang di atasnya ada sawah (lahan basah) bila turun hujan khawatir terjadi bencana susulan.

“Kegiatan belajar mengajar dialihkan ke tenda darurat dan musala. Bagaimanapun juga kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan. Guru dan muridnya harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan mengantispasi kemungkinan terjadinya bencana susulan,” katanya.

Di luar gerakan yang dilakukan masyarakat, pihak sekolah (SD Kadupandak 2) diimbau untuk mengajak muridnya ikut kegiatan menimbun retakan tanah guna menghindari ancaman longsor bila huja turun.

“Ini memperkenalkan kesiapsigaan bencana kepada para murid secara dini. Ada pelajaran yang mungkin tidak bisa dilupakan sampai tua, bahwa mereka tinggal di daerah rawan bencana,” ujar Soekiman.

Di Ciamis, kata Soekiman, ada 11 kecamatan yang rawan retakan tanah dan longsor.

Kegiatan sosialisasi Sekolah Pendidik Aman Bencana setelah di Tambaksari juga akan dilakasnakan di Panawangan dan Kecamatan Banjaranyar.  

Hujan Mulai Mengguyur Ciamis, Warga Desa Kadupandak Mengungsi Gara-gara Tanah Retak

Sudah lapor PVMBG

Menurut Soekiman, terjadinya gerakan tanah yang melanda Dusun Sukamandi Desa Kadupandak yang kini meluas ke Desa Kaso dan Desa Karangpaninggal merupakan fenomena yang aneh karena terjadinya pada musim kemarau dengan tingkat kekeringan yang tinggi.

“Biasanya gerakan tanah itu terjadi di musim hujan. Tapi ini malah di musim kemarau. Khawatirnya di musim hujan lebih parah,” ujar Soekiman, Kepala Pelaksana BPBD Ciamis.

Sampai Selasa (5/11/2019), tercatat jumlah rumah yang rusak, kata Soekiman, mencapai 253 rumah, di antaranya 197 rumah rusak ringan, 58 rumah rusak sedang, dan 7 rumah rusak berat.

Halaman
123
Penulis: Andri M Dani
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved