Kemarau Panjang Bikin Debit Air Waduk Jatiluhur Menyusut

Debit air di Waduk Jatiluhur seluas 8.300 hektare itu menyusut akibat kemarau. Lokasi Waduk Jatiluhur berada

Kemarau Panjang Bikin Debit Air Waduk Jatiluhur Menyusut
Tribunjabar/Ery Chandra
Debit air di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Debit air di Waduk Jatiluhur seluas 8.300 hektare itu menyusut akibat kemarau. Lokasi Waduk Jatiluhur berada 9 kilometer dari pusat Kabupaten Purwakarta.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II, U. Saefudin Noer menyampaikan debit air di waduk tersebut mengalami penyusutan karena musim kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah, termasuk Purwakarta.

"Kondisi air saat ini menyusut dari 105 meter menjadi 88 meter di atas permukaan laut," ujar Saefudin Noer, Jumat (1/11/2019).

Perdalam Sumur, Pria Sepuh Ini Kram Tak Bisa Naik, Anaknya Mau Nolong Malah Ikut Terjebak di Dalam

Menurutnya, penyusutan air masih dalam batas normal dan belum berdampak kepada penunjang pembangkit listrik dan pasokan air untuk kebutuhan pertanian di karawang dan sekitarnya. Serta masih bisa mengairi air sesuai kebutuhan.

Dia menuturkan manajemen sistem penyaluran air yang optimal sangat diperlukan saat musim kemarau seperti kini. Semisal, jadwal penggunaan air secara disiplin menjadi kunci utama agar air tetap ada.

UPDATE Formasi CPNS 2019 di Jawa Barat, Ini Daftar Kuotanya di Cianjur, Indramayu, hingga Majalengka

Penulis: Ery Chandra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved