Satnarkoba Polrestabes Bandung Sita Sabu 12,2 kg di Bandara Husein Sastranegara

Belasan kilogram sabu disita Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung pada 12 Oktober di Bandara Husein Sastranegara Bandung dari dua orang kurir.

Satnarkoba Polrestabes Bandung Sita Sabu 12,2 kg di Bandara Husein Sastranegara
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Belasan kilogram sabu disita Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung pada 12 Oktober di Bandara Husein Sastranegara Bandung dari dua orang kurir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Belasan kilogram sabu disita Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung pada 12 Oktober di Bandara Husein Sastranegara Bandung dari dua orang kurir.

"Ada dua orang yang diamankan saat ini berinisial MT (23) dan IA (40) warga Kota Depok karena membawa sabu seberat 12,2 kg di Bandara Husen Sastranegara Bandung oleh tersangka MT," ujar Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriady di Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Rabu (23/10/2019).

Kapolda menerangkan, setelah menahan MT, polisi mengembangkan kasus ke pihak lain yang terlibat penguasaan narkotika jenis sabu.

BREAKING NEWS, Resmi! Inilah Nama-nama Menteri Jokowi-Maruf Amin, Prabowo Menhan, Tito Menteri Apa?

"Pada 13 Oktober di Jalan Jaksa, DKI Jakarta anggota menangkap perempuan berinisial Ia. Kemudian pada Senin 14 Oktober, ‎anggota mengamankan saksi berinisial H," kata dia.

Kedua tersangka merupakan warga Kota Depok‎. MT berprofesi pengemudi ojeg online dan Ia ibu rumah tangga. Polisi tidak mempercayai keduanya menguasai sabu seberar 12,2 kg.

"Berdasarkan keterangan tersangka MT, Ia dan saksi H, sabu itu dimiliki warga negara Nigeria berinisial S. Modusnya, membawa koper milik S ke bandara dengan alibi berisi baju bermerek dari Kamboja ke Filipina dengan diberi upah USD 1000 atau Rp 14 juta," katanya.

Polisi kemudian mengejar pria asal S dengan mengirimi pesan agar membawa sabu 12,2 kg itu ke tempat tinggal tersangka di Kota Depok pada 20 Oktober.

"Namun hingga saat ini, S yang sudah ditetapkan DPO tidak kunjung membawa barang tersebut," ujar dia.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 113 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 dan atau Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Narkotika.

"Ancaman hukuman maksimal pidana mati, paling rendah 20 tahun penjara dan 5 tahun," kata Kapolda

AHY Tak Kunjung Datang, Partai Demokrat Tak Dapat Jatah Menteri, Tak Turun Restu Dari Megawati?

Analisis Mantan Pemain Persib Bandung : Hadapi Bhayangkara FC Malam Ini, Awasi Bruno Matos

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved