Mahasiswa, Pemuda, dan Pelajar di Cianjur Bahas Sumpah Pemuda, Biar Tahu Sejarah Sumpah Pemuda

Para pemuda yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan organisasi kepemudaan, melakukan dialog

Mahasiswa, Pemuda, dan Pelajar di Cianjur Bahas Sumpah Pemuda, Biar Tahu Sejarah Sumpah Pemuda
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Bahas Sumpah Pemuda di Cianjur 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Para pemuda yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan organisasi kepemudaan, melakukan dialog dengan sejarawan, budayawan, polisi, dan TNI di Aula Mapolres Cianjur, Sabtu (19/10/2019).

Tema yang diangkat adalah meretas makna sumpah pemuda di hadapan problematika pemuda.

Ketua Panitia Dendi Suntara, mengatakan pokok pembahasan dalam acara diskusi bertujuan mempertemukan para pemuda di Cianjur dengan para budayawan, pelaku sejarah, birokrat, termasuk para pihak berwajib pemangku keamanan di Cianjur.

"Konteksnya Sumpah Pemuda, biar pemuda tahu sejarah Sumpah Pemuda seperti apa, makanya yang didatangkan budayawan dan sejarawan," ujar Dendi.

Ia mengatakan, problem yang dihadapi pemuda saat ini kebanyakan takut salah langkah seperti pergerakan mahasiswa mau kritis tapi takut.

Ribuan Orang Calon Kepala Desa dan Panitia Pilkades di Kabupaten Bandung Gelar Deklarasi Damai

Ia mengatakan, terkait pelantikan presiden, sikap mahasiswa Cianjur akan mengawal dan tak akan pergi ke Jakarta.

"Memang ada selebaran di media sosial terkait aksi mahasiswa besok," kata Dendi.

Dendi mengatakan, acara diikuti oleh 200 mahasiswa Unpi, Stais Al Azhari, Stais NU, Al Azami, Al Ittihad, 50 pelajar, dan 50 orang dari organisasi kepemudaan di antaranya HMI, GMNI, PMII, dan IMM.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pemuda yang dapat menciptakan suasana Kamtibmas dan suasana sejuk.

"Saya yakin di tangan para pemuda Cianjur ini bisa maju, tinggal bagaimana mengimplementasikan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan," ujarnya.

Rektor Universitas Suryakancana, Prof Dr H Dwidja Priyatno SH MH S PN, mengatakan, kegiatan ini merupakan sinergitas antara dunia universitas dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Pendiam, Pulang Sebulan Sekali, dan Jarang Keluar Rumah, Sosok Terduga Teroris di Kota Cirebon

"Saya yakin semuanya akan berjalan baik semoga hasil diskusi panel ini bisa diterapkan untuk kemanfaatan yang lebih baik," katanya.

Hadir narasumber lainnya budayawan Abah Ruskawan, Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, pengusaha drh Cecep.

Inti dari dikusi mengambil kesimpulan bahwa pemuda harus mempunyai mental yang kuat, sehat, semangat, mempunyai daya saing dan optimis dalam melihat masa depan dan mampu menghadapi problematika dan tantangan yang semakin komplek demi kemajuan bangsa Indonesia

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved