Pendiam, Pulang Sebulan Sekali, dan Jarang Keluar Rumah, Sosok Terduga Teroris di Kota Cirebon
Sosok terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Kota Cirebon rupanya dikenal pendiam dan jarang keluar rumah
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sosok terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Kota Cirebon rupanya dikenal pendiam dan jarang keluar rumah.
Terduga teroris berinisial W itu merupakan warga Desa Kalitengah, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon.
Sekretaris Desa Kalitengah, Zaenal Lukman, mengatakan, sosok W hampir tidak pernah bergaul dengan tetangganya.
"Dia kerja di luar Cirebon dan pulang sebulan sekali," ujar Zaenal Lukman saat ditemui di Balai Desa Kalitengah, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Sabtu (19/10/2019).
Namun, menurut dia, setiap pulang itupun W jarang sekali keluar rumah.
Bahkan, ia mengaku belum pernah melihat W bergaul dengan warga lainnya.
• Ribuan Orang Calon Kepala Desa dan Panitia Pilkades di Kabupaten Bandung Gelar Deklarasi Damai
Karenanya, W dikenal sebagai sosok yang sangat pendiam oleh warga Desa Kalitengah.
"Saya enggak tahu kenapa, dan jujur kaget sekali saat mendengar kabar ditangkap Densus 88," kata Zaenal Lukman.
Diberitakan sebelumnya, Densus 88 menangkap W di Asia Toserba, Jl Karanggetas, Kota Cirebon, pada Kamis (17/10/2019).
Terduga teroris itu terindikasi terlibat jaringan Jemaah Anshaarut Daulah (JAD).
• Skenario Kapolri Tito Karnavian Sikat Kelompok yang Nekat Gagalkan Pelantikan Presiden Jokowi
Petugas pun menggeledah rumahnya pada Jumat (18/10/2019) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Di antaranya, senjata tajam, buku catatan, laptop, beberapa dokumen, dan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rumah-tero-cirebon.jpg)