Breaking News:

Biarkan Mahasiswa Gelar Demonstrasi di Jalanan, Rektor Bakal Kena Sanksi dari Menristekdikti

Dalam beberapa hari terakhir, mahasiswa di berbagai daerah turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi memprotes revisi UU KPK dan RUU KUHP. Selain itu

Editor: Theofilus Richard
Istimewa
Menristekdikti RI Muhamad Nasir dalam acara penyegaran pemikiran bagi dosen-dosen UTY, Sabtu 22 Juni 2019. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Dalam beberapa hari terakhir, mahasiswa di berbagai daerah turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi memprotes revisi UU KPK dan RUU KUHP. Selain itu massa aksi juga menyuarakan agar pemerintah dan DPR RI segera mengesahkan RUU PKS.

Rektor terancam sanksi apabila membiarkan mahasiswanya menggelar aksi demonstrasi di jalanan.

Hal itu disampaikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, saat menanggapi gelombang aksi demonstrasi mahassiwa di berbagai daerah, kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

"Imbauan saya para rektor tolong mahasiswa diberitahu jangan sampai turun ke jalan. Nanti kita ajak dialog. Kita masih ada waktu dialognya," kata Nasir usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.

Sebut Ada Pasal Karet, Jurnalis Ciayumajakuning Gelar Demonstrasi, Wali Kota Cirebon Janjikan Ini

Ribuan mahasiswa Bandung berunjuk rasa menolak revisi UU KPK dan RUU lainnya di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (23/9/2019)
Ribuan mahasiswa Bandung berunjuk rasa menolak revisi UU KPK dan RUU lainnya di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (23/9/2019) (tribunjabar/haryanto)

Nasir mengingatkan akan ada sanksi bagi rektor yang ketahuan justru menggerakkan aksi mahasiswa.

Sementara bagi dosen yang ketahuan menggerakkan aksi akan diberi sanksi oleh rektornya.

"Nanti akan kami lihat sanksinya ini. Gerakannya seperti apa dia. Kalau dia mengerahkan, sanksinya keras. Sanksi keras asa dua bisa SP1, SP2. Kalau sampai menyebabkan kerugian pada negara dan sebagainya ini bisa tindakan hukum," kata dia.

Nasir meminta rektor dan dosen mengajak mahasiswanya dialog dengan baik.

Mahasiswa diimbau agar menyampaikan aspirasi mereka langsung ke DPR dan pemerintah tanpa harus turun ke jalan.

Sebab, ia khawatir aksi demonstrasi mahasiswa justru ditunggangi pihak tertentu.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved