Kerusuhan di Wamena

Ada Suara Tembakan, Wamena Dikuasai Pelajar, Kerusuhan Dipicu Karena Omongan Guru Singgung Soal Ini

Baru saja, kerusuhan di Wamena Papua pecah. Gedung-gedung dibakar. Terdengar suara tembakan. Kerusuhan diduga karena dipicu omongan guru.

Ada Suara Tembakan, Wamena Dikuasai Pelajar, Kerusuhan Dipicu Karena Omongan Guru Singgung Soal Ini
Kolase Tribun Jabar (HO Tribunnews dan ISTIMEWA)
Detik-detik kerusuhan di Wamena Papua 

TRIBUNJABAR.ID, WAMENA - Baru saja, kerusuhan di Wamena Papua pecah. Gedung-gedung dibakar. Terdengar suara tembakan.

Suasana pun mencekam. Pecahnya kerusuhan di Wamena Papua diduga karena dipicu omongan seorang guru terhadap siswanya di Wamena Papua.

Kontributor Kompas.com di Wamena, John Roy Purba melaporkan, demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, PLN dan beberapa kios masyarakat.

Kerusuhan Pecah di Kota Wamena Papua, Berawal dari Unjuk Rasa Siswa

Unjuk rasa berujung rusuh itu diduga dipicu oleh perkataan bernada rasial seorang guru terhadap siswanya di Wamena.

Hal itu membuat siswa marah hingga kemudian kabar itu meluas dan memicu aksi unjuk rasa pelajar di Kota Wamena.

"Sampai saat ini, Wamena masih dikuasai pelajar yang berunjuk rasa," kata Jhon melalui sambungan telepon, Senin.

John melaporkan, aparat kepolisian dan TNI berusaha memukul mundur siswa demonstran.

Hal itu berlangsung sekitar 4 jam. Namun siswa demonstran tetap bertahan dan kian bertindak anarkistis,

"Suara tembakan terdengar di mana-mana selama 3 jam," kata John.

Memang dalam percakapan dengan John, terdengar suara rentetan tembakan senjata api. Sampai saat ini, aktivitas di Kota Wamena lumpuh.

Halaman
123
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved