Selasa, 19 Mei 2026

CATATAN Anwar Ibrahim, Dibui atas Tuduhan Sodomi Kini Jadi Calon Pewaris Takhta Mahathir di Malaysia

Janji penyerahan kursi kekuasaan perdana menteri kepada Anwar Ibrahim kembali telah ditegaskan oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

Tayang:
Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNNEWS/Yanuar Nurcholis Majid
Mantan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim yang juga Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat, Malaysia, tiba di kediaman B J Habibie sekitar pukul 13.02 WIB. 

Janji penyerahan kursi kekuasaan perdana menteri kepada Anwar Ibrahim kembali telah ditegaskan oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk kesekian kalinya. 

TRIBUNJABAR.ID - Janji penyerahan kursi kekuasaan perdana menteri kepada Anwar Ibrahim kembali telah ditegaskan oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk kesekian kalinya.

Hubungan antara Mahathir dan Anwar yang bermula dari mentor dan murid politik itu dilansir Kompas.com, sempat berubah drastis menjadi lawan politik.

Namun kini, hubungan keduanya kembali "membaik", dengan Mahathir, yang kembali menjadi perdana menteri usai memenangi pemilu 2018, berjanji akan lengser dalam dua tahun dan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar.

Kendati selama setahun menjabat perdana menteri, Mahathir berulang kali mengubah pernyataannya dan hanya menegaskan janjinya untuk lengser pada 2020.

Lalu siapakah Anwar Ibrahim, yang kini menjadi "putra mahkota" perdana menteri Malaysia dan disebut paling berpeluang menggantikan Mahathir?

 

Awal Karier Politik

Anwar Ibrahim mengawali karier politiknya sebagai presiden Persatuan Pelajar Muslim Malaysia pada 1968-1971.

Namun pria kelahiran Bukit Mertajam 10 Agustus 1947 itu sempat menjalani hukuman dipenjara 20 bulan akibat memimpin unjuk rasa mahasiswa yang menentang kemiskinan dan kelaparan di pedesaan pada 1974.

Anwar ditahan berdasarkan Undang-Undang Keamanan Internal (ISA) yang mengizinkan penahanan tanpa pengadilan bagi siapa saja yang dianggap mengancam keamanan negara.

Pengalaman hidup di penjara tidak membuat Anwar kapok dengan politik yang kemudian memutuskan bergabung dengan Organisasi Nasional Malaysia Bersatu (UMNO) pada 1982, yang dipimpin Mahathir Mohamad.

Setahun setelah bergabung, Anwar ditunjuk menjadi menteri kebudayaan pemuda dan olahraga di kabinet pemerintahan Mahathir.

Anwar juga pernah dipercaya menjabat sebagai menteri pertanian dan menteri pendidikan Malaysia, sebelum ditunjuk menjadi wakil perdana menteri pada 1993.

Sejak saat itu, Anwar telah digadang-gadang sebagai peneris Mahathir Mohamad.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved