3‎63 Anggota Babinkamtibmas Diterjunkan untuk Deteksi Dini Konflik Pilwu di Kabupaten Cirebon

Satbinmas Kepolisian Resor (Polres) Cirebon, melakukan sejumlah antisipasi terkait penyelenggaran pemilihan kuwu (pilwu) serentak Oktober mendatang.

3‎63 Anggota Babinkamtibmas Diterjunkan untuk Deteksi Dini Konflik Pilwu di Kabupaten Cirebon
Dok.Tribun Jabar
Ilustrasi: Rapat teknis pelaksanaan Pemilihan Kuwu Serentak di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Cirebon, Jumat (28/6/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Kepolisian Resor (Polres) Cirebon, melakukan sejumlah antisipasi terkait penyelenggaran pemilihan kuwu (pilwu) serentak Oktober mendatang.

Kepala Satbinmas Polres Cirebon, AKP Acep Anda, dalam hal pengamanan pilwu serentak di Kabupaten Cirebon, pihaknya memerintahkan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas untuk mendeteksi dini konflik masyarakat.

"Seluruh anggota sudah kami beri arahan untuk sigap, di mana ada konflik langsung disambungkan dengan bagian operasi," kata Acep saat ditemui di Jalan Raya Otista, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Selasa (17/9/2019).

Beda Pilihan Bisa Jadi Pemicu Konflik Pemilihan Kuwu di Kabupaten Cirebon

Selain itu, kata Acep, anggota Bhabinkamtibmas pun memberikan pembinaan pula kepada semua lapisan masyarakat, di antaranya para calon kuwu, kelompok pendukung, dan masyarakat pemilih.

Acep menambahkan, jumlah anggota bhabinkamtibmas yang dikerahkan untuk pengamanan pilwu serentak sebanyak‎ 363 personel.

"‎Tindakan kami adalah antisipasi, agar pilwu serentak berjalan aman," katanya.

‎Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, mengatakan, untuk persiapan menjelang pilwu serentak, kepolisian telah melakukan mapping ke seluruh desa di Kabupaten Cirebon untuk mengetahui potensi konflik.

"Sejumlah desa memiliki potensi kerawanan dan kejahatan pada pemilihan kepala desa serentak‎," kata Suhermanto.

Kemarau Panjang, PNS Pemkab Garut Melaksanakan Salat Istisqa

‎Suhermanto pun mengatakan, kepada seluruh calon kuwu di Kabupaten Cirebon, untuk menjalankan proses tersebut dengan prosedur yang berlaku dan jangan sampai menciptakan konflik.

Selain itu, kata Suhermanto, seluruh calon kuwu untuk tidak menggunakan identitas agama lalu menjatuhkan golongan lain, sebagai cara menarik simpati para pemilih.

"Apalagi sampai menggunakan tempat ibadah menjadi tempat kampanye, kami minta jangan," katanya.

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi, Bila Sudah Berat Akan Bunyi Krek-krek dan Jadi Kaku, Ini Kata Dokter

Kenali Penyakit Nyeri Sendi Osteoartritis, Ini Penyebab, Gejala, Stadium dan Pencegahannya

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved