Tol Cipularang Rawan Kecelakaan, Jasa Marga Tambah Sejumlah Alat Kelengkapan

PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi akan menambah alat kelengkapan jalan di ruas Jalan Tol Cipularang yang dianggap rawan kecelakaan seperti di kilometer

Tol Cipularang Rawan Kecelakaan, Jasa Marga Tambah Sejumlah Alat Kelengkapan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Petugas Jasa Marga saat Operasi Kendaraan ODOL di Jalan Tol Cipularang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi akan menambah alat kelengkapan jalan di ruas Jalan Tol Cipularang yang dianggap rawan kecelakaan seperti di kilometer 91-93 di Kabupaten Purwakarta.

Kelengkapan jalan yang akan dipasang di jalan tol itu mulai dari rumble strip atau pita penggaduh, emergency escape lane (jalur darurat bila terjadi rem blong), dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, A. J Dwi Winarsa, mengatakan bahwa penambahan berbagai rambu lalu lintas itu sebagai upaya dari pihaknya untuk mencegah kecelakaan di ruas jalan tol, seperti kecelakaan maut di KM 91 Tol Cipularang.

Sedang Berlangsung PSGJ vs Persima di Stadion Bima Cirebon, Lanjutan Liga 3 Zona Jabar

"Dari beberapa kejadian kecelakaan di jalan tol yang melibatkan truk besar, rata-rata penyebabnya adalah overload dan over dimensi. Hal itu diketahui dari hasil investigasi pihak kepolisian," ujarnya saat ditemui di sela operasi kendaraan ODOL di Jalan Tol Cipularang Kilometer 120, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (12/8/2019).

Sedangkan dari kontur jalan yang menanjak di area kecelakaan, kata dia, kondisi ruas jalan tol sudah sangat laik beroperasi.

Ia mengatakan bahwa sebelum jalan tol itu dioperasikan, sudah melalui hasil uji dari sejumlah pihak semisal kepolisian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Perhubungan.

"Kalau dari sisi geometrik jalan, bisa kami sampaikan sebelum jalan tol itu beroperasi sudah dikaji, sudah dievaluasi sudah dinilai kelaikannya," katanya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memasang kelengkapan jalan tol mulai dari PJU, rumbel strip, emergency escape lane dan pihaknya juga akan memperkuat guard rail atau pengaman jalan tol yang tadinya hanya dipasang satu menjadi dua guard rail.

Jasa Marga Temukan Banyak Kendaraan Kelebihan Muatan di Tol Cipularang

"Minggu depan kami pasang rumbel strip. Kemudian kami akan bangun emergency escape lane, kami perkuat guard rail yang ada di lokasi kecelakaan dari satu jadi double span," ujarnya.

Untuk saat ini pihaknya sudah memasang warning light biru sebagai peringatan kepada pengendara agar waspada ketika berkendara di jalan tol, khususnya di titik yang memang rawan kecelakaan.

"Sudah dipasang tiga titik di KM 92, 93 dan 99. Semua akan kita targetkan akhir September sudah terpasang. Cuma emergency escape lane Oktober baru selesai, itu sifatnya kontruksi," kata Dwi.

Koalisi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya Gelar Unjuk Rasa Tolak Revisi Undang-undang KPK

Sempat Alami Perdarahan, Begini Kondisi Terkini Irish Bella, Istri Ammar Zoni yang Tengah Mengandung

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved