BJ Habibie Sempat Ungkap Keinginannya yang Bisa Membuatnya Menutup Mata sambil Tersenyum

BJ Habibie sang inspirator dan Presiden ketiga Republik Indonesia itu pernah mengungkap keinginannya untuk bangsa jika ia kelak menutup mata.

BJ Habibie Sempat Ungkap Keinginannya yang Bisa Membuatnya Menutup Mata sambil Tersenyum
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Baharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie), Presiden ketiga RI. 

TRIBUNJABAR.ID -- BJ Habibie sang inspirator dan Presiden ketiga Republik Indonesia itu pernah mengungkap keinginannya untuk bangsa jika ia kelak menutup mata.

Dikutip dari tayangan Kompas TV, Rabu (11/8/2019), Habibie nge-vlog dengan Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi, di sela mengisi talkshow di Kompas TV pada Agustus 2017.

Dalam video itu, dilansir dari Kompas.com, BJ Habibie ingin generasi di bawahnya bisa menghasilkan karya yang melebihi dirinya.

Oleh karena itu, yang bisa BJ Habibie lakukan adalah membantu agar anak-anak bangsa kelak bisa berbuat lebih baik dari dirinya.

"Saya hidup yang penting dalam kehidupan adalah saya bisa membantu agar supaya generasi penerus itu lebih baik dari saya," kata BJ Habibie dalam video itu.

FOTO Jadul BJ Habibie-Ainun, Ledekan Gula Jawa hingga Jadi Cinta Terakhir yang Bertemu di Keabadian

Kecup Mesra BJ Habibie ketika Ainun Tak Berdaya karena Kanker: Jiwa Kita Menyatu Sepanjang Masa

Hari Ini BJ Habibie Dimakamkan di TMP Kalibata, Berikut Urut-urutan Rencana Pemakamannya

Habibie mengatakan, ia akan sangat bahagia jika melihat bangsa Indonesia maju karena ia berhasil membantu bibit-bibit unggul itu selangkah lebih maju.

Sehingga saat menutup mata nanti, kata Habibie, ia bisa tidur dengan senyuman.

"Kalau itu lebih baik itu upaya yang lebih baik, sehingga kalau saya menutup mata saya untuk selama-lamanya di dunia ini, saya bisa dengan suatu senyuman bagi generasi penerus lebih baik," kata Habibie.

Jokowi saat jenguk BJ Habibie yang terbaring sakit
Jokowi saat jenguk BJ Habibie yang terbaring sakit (Kolase/Instagram Jokowi)

Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun.

Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved