Penusukan Siswi SMK Bandung

Pengakuan Pria yang Tusuk Siswi SMK, Follow Instagram & Menguntit, Korban Bilang Pelaku Jelek, Seram

Pengakuan pria yang menusuk siswi SMK di Bandung. Follow Instagram lalu menguntit. Korban bilang pelaku jelek dan seram.

Pengakuan Pria yang Tusuk Siswi SMK, Follow Instagram & Menguntit, Korban Bilang Pelaku Jelek, Seram
Tribun Jabar/Haryanto
Ravindra Giantama pelaku penusukan siswi SMK di Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelaku penusukan siswi SMKN 1 Bandung, Ravindra Giantama (22) mengaku telah mengikuti korban melalui sosial media Instagram sejak 2015.

Sejak itu pula, Ravindra yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini menyukai sosok ZPD (16) yang dikenalnya anak yang ramah.

Hal itu diakuinya saat pengungkapan kasusnya di Mapolsek Sumur Bandung, Jalan Kebon Sirih, Kota Bandung, Selasa (10/9/2019).

Selain memantau ZPD melalui aktivitas sosial medianya, dia sering menguntit korban.

"Saya tau Z dari temen nongkrong saya, terus follow di Instagram. Sempat stalking Z melalui instastory-nya, diketahui ada di Braga, terus saya ikutin dia ke Braga," kata Ravindra.

Ia mengatakan sempat mendapat kesempatan untuk berbincang dengan siswi kelas 11 tersebut.

Tidak hanya sampai di situ, dia yang kini bekerja di sebuah kedai kopi di Bandung itu sempat mencoba kembali menemui Z.

Namun saat bertemu, Ravindra mengaku sikap Z berubah kepadanya menjadi tidak ramah lagi.

Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Ari Purwanto menunjukkan Ravindra Giantama (kiri) pelaku penusukan siswi sudah diamankan bersama barang buktinya di Mapolsek Sumur Bandung, Jalan Kebon Sirih, Bandung pada Selasa (10/9/2019).
Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Ari Purwanto menunjukkan Ravindra Giantama (kiri) pelaku penusukan siswi sudah diamankan bersama barang buktinya di Mapolsek Sumur Bandung, Jalan Kebon Sirih, Bandung pada Selasa (10/9/2019). (Kolase Tribun Jabar/Haryanto)

"Lalu dia posting (unggah) ada acara Korea gitu, saya juga samperin ke acara Korea itu. Di sana Z sudah berubah dan jadi jutek, enggak kayak pas di Braga," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved