Ironis, Rusa Pantai Pangandaran Turun ke Pesisir Pantai Mengais Makanan dari Tempat Sampah

Pantai Pangandaran menjadi salah satu daya tarik wisata alam di Kabupaten Pangandaran. Sayang di beberapa titik masih ada sampah berserakan yang dibua

Ironis, Rusa Pantai Pangandaran Turun ke Pesisir Pantai Mengais Makanan dari Tempat Sampah
KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA
Kawanan rusa terlihat memakan sampah di Pantai Pangandaran. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pantai Pangandaran menjadi salah satu daya tarik wisata alam di Kabupaten Pangandaran.

Sayang di beberapa titik masih ada sampah berserakan yang dibuang sembarangan, entah itu oleh wisatawan atau warga.

Selain itu, rusa yang tinggal di Cagar Alam Pantai Pangandaran terlihat kerap turun ke pesisir pantai.

Mirisnya, rusa tersebut mengais makanan dari tumpukan sampah yang dibuang wisatawan.

3 Kejadian Begal Sial : Kabur ke Markas TNI, Motornya Ditinggal hingga Disangka Pelaku Cabul

Mereka bahkan tidak segan-segan lagi mengacak-acak tumpukan sampah demi makanan sisa manusia.

Wahyu Setio (32), wisatawan asal Cengkareng, Jakarta Barat, mengaku sangat prihatin melihat kawanan rusa mengais makanan di tumpukan Pantai Pangandaran.

"Kasihan sih, lihatnya, tapi kalau dilarang, takutnya (rusa) nyerang," kata Wahyu, kepada Kompas.com, Sabtu sore (7/9/2019).

Selain itu, Wahyu mengaku heran alasan rusa tersebut bisa sampai mengais sampah di Pantai Pangandaran.

"Saya juga heran, di sana kan cagar alam, apa makanan sudah habis di sana," tutur dia.

Lain hal dengan Stefan Arian (21), wisatawan asal Bandung. Dia justru sangat senang dengan keberadaan kawanan rusa di Pantai Pangandaran.

Namun, dia berharap wisatawan mulai menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Unik kan bisa jadi daya tarik wisata. Tapi, kami sebagai wisatawan juga harus menjaga kebersihan. Kalau kayak gini dilihat sama turis asing, kita juga yang malu," ujar dia. (KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA)

Keluarkan Pernyataan Kontroversi, PM Malaysia Mahathir Mohamad Sebut Ini Alasan Suku Melayu Miskin

Mengupas Lokasi KKN di Desa Penari, Berlatar di Banyuwangi atau Bondowoso, hingga Desa yang Hilang

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved