Pemkab Cirebon Ajak Investor Asing Untuk Investasi, Berikut Daya Tariknya

Disperindag Kabupaten Cirebon, mengajak kepada seluruh pengusaha luar untuk berinvestasi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Pemkab Cirebon Ajak Investor Asing Untuk Investasi, Berikut Daya Tariknya
Dok.Tribun Jabar
Ilustrasi: Toko Oleh-oleh Khas Cirebon diserbu pemudik di jalur Pantura tepatnya di Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Rabu (20/6/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Kabupaten Cirebon, mengajak kepada seluruh pengusaha luar untuk berinvestasi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kepala Disperindag Kabupaten Cirebon, Deni Agustin, mengatakan, saat ini wilayah Kabupaten Cirebon mulai dilirik para pelaku industri besar, karena letak kabupaten tersebut yang berada di jalur penting Pulau Jawa, yakni jalur pantura.

"Cirebon sangat strategis, berada dijalur utama dan berdekatan dengan ibu kota provinsi dan ibu kota negara," kata Deni saat ditemui di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Cirebon, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Cirebon, Rabu (14/8/2019).

Disperindag Kabupaten Cirebon Meminta Kepada Pelaku Usaha Untuk Manfaatkan Fasilitas PLB

Kronologi Meninggalnya Jemaah Haji Kota Cirebon di Mekkah, Tertidur Saat Berzikir di Padang Arafah

Pemkab Cirebon Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Terkait Rekrutmen ASN

Daya dukung untuk investasi di Kabupaten Cirebon saat ini, didukung oleh beberapa fasilitas, yakni adanya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Pelabuhan Muara Djati, Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), PLTU Cirebon, dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Deni mengatakan, untuk sarana prasarana, para investor agar tidak khawatir, karena untuk menuju Kabupaten Cirebon, memiliki banyak akses, berbeda dengan daerah lainnya yang beberapa akses saja.

"Banyak kemudahan saat berinvestasi di Kabupaten Cirebon," katanya.

Deni mengatakan, untuk mempermudah menggaet investor pun, penyederhanaan izin pun saat ini sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, bahkan bisa dilakukan secara online, sehingga yang sebelumnya harus melalui tiga tahap, kini menjadi satu tahap.

"Tidak pelru diragukan, Cirebon itu caruban, sangat bercampur, dalam waktu dekat akan menjadi besar," katanya.

Kawasan peruntukan industri menengah dan besar di Kabupaten Cirebon berada di Kecamatan Susukan, Gempol, Ciwaringin, Arjawinangun, Kapetakan, Palimanan, Plumbon, Depok, Greged, Mundu, Pangenan, Astanajapura, Gebang, Losari, Pabedilan, dan Ciledug.

Sedangkan, kawasan industri kecil dan mikro, berada di dalam kawasan permukiman, berada disejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Sedong, Greged, Lemahabang, Pasaleman, dan Astanajapura.

Heboh Video Mesum Tiga Pria Lawan Satu Wanita, Sebut Nama Garut Beredar via WhatsApp

LINK LIVE STREAMING INDOSIAR Persib Bandung Vs Borneo FC Lanjutan Liga 1 Pekan Ke 14 Bakal Seru

Gunung Tangkubanparahu Erupsi dalam Dua Pekan Ini, Begini Kondisinya Sekarang

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved