PKL Taman Kota Tasikmalaya Mengadu Ke DPRD, Maunya PKL Seperti Ini

Perkumpulan Pedagang Masyarakat Kota Tasikmalaya (Pepmatas) atau pedagang kaki lima (PKL)

PKL Taman Kota Tasikmalaya Mengadu Ke DPRD, Maunya PKL Seperti Ini
tribunjabar/isep heri
Audiensi PKL Taman Kota Tasikmalaya dan DPRD di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Perkumpulan Pedagang Masyarakat Kota Tasikmalaya (Pepmatas) atau pedagang kaki lima (PKL) sekitar Taman Kota mendatangi Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (13/8/2019) siang.

Pembina Pepmatas Nanang Nurjamil, mengatakan kedatangan mereka untuk meminta dukungan wakil rakyat supaya bisa beroperasi di halaman eks setda lama Jalan Mayor Utarya.

PKL yang terhimpun dalam Pepmatas ialah mereka yang terdampak pengembalian fungsi Andesit Taman Kota sebagai jalur kendaraan beberapa waktu lalu.

Nanang juga mengatakan kedatangan mereka untuk meminta dukungan agar bisa berjualan di Pasar Reboan (Pasar tumpah Rabu) yang biasa dilakukan di sekitaran Taman Kota.

Pramuka Indramayu Sambut Baik Wacana Pembentukan Prasiaga untuk Anak TK, Ini Alasannya

"Untuk hari Rabu besok, kami menunggu konfirmasi dari DPRD yang akan berkordinasi dengan Dishub. Karena besok mungkin ada penutupan jalan sementara," kata dia saat ditemui di lokasi.

"Dari pada seperti minggu kemarin para pedagang busana muslimnya berjualan di trotoar dan ternyata makin kumuh, kami akan minta kembalikan ke batu andesit dengan pertimbangan bahwa itu sifatnya insidentil dan temporer," lanjutnya.

Selain itu, mereka juga meminta untuk lapak kuliner dan penyewaan mainan sementara agar bisa melapak di bahu kiri dan kanan mesjid Agung.

"Kami juga menunggu kordinasi Pemkot dan Pemkab Tasikmalaya mengenai pemanfaatan lahan paekir eks Setda Kabupaten. Kalau diizinkan maka semua akan dipindahkan ke sana, area parkir pemkab dan jalan terusan Mayor Utarya," kata dia.

Tembakau Kualitas Terbaik Pekan Ini Dipanen di Kabupaten Bandung, Sudah Bagian Pucuk

Adapun opsi untuk di relokasi ke komplek Dadaha, para PKL menolak, pasalnya sarana penunjang dianggap belum memadai.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved