Tips Kesehatan
Tips Menurunkan Kadar Kolesterol Naik setelah Makan Daging Kurban saat Idul Adha
Berikut kenali Gejala Kolesterol Naik dan tips menurunkan kadar kolesterol setelah mengonsumsi makan daging kurban Idul Adha berlebih
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
TRIBUNJABAR.ID - Perayaan Idul Adha 2019 merupakan momen di saat semua orang memiliki banyak persediaan daging kurban.
Setelah mengonsumsi daging kurban saat Idul Adha secara berlebihan akan memicu kadar kolesterol meningkat tiba-tiba.
Menjaga atau mengontrol kadar kolesterol tubuh sangat penting agar terhindar dari penyakit mematikan seperti sroke.
Pada umumnya kolesterol memang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu mencerna makanan, membuat hormon dan menghasilkan vitamin D.
Namun jika kadar kolesterol berlebihan juga tidak baik dan merugikan bagi tubuh, bahkan dapat memicu penyakit mematikan.
Terutama penyakit yang kerap muncul yaitu serangan jantung stroke.
Jika kadar kolesterol Naik tiba-tiba karena berlebihan mengonsumsi daging kurban Idul Adha ada cara untuk menurunkannya kembali.
Saat kadar kolesterol naik atau meningkat beberapa gejala sebaiknya tidak diabaikan begitu saja.
Anda bisa mengenali beberapa gejala yang muncul saat kadar kolesterol naik atau meningkat.
• Tips Masak Daging Kambing Kurban agar Tak Bau Prengus dan Alot, Mudah dan Masakan Dijamin Lezat
Dilansir dari klikdokter.com yang disampaikan oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD, berikut gejala kolesterol naik yang perlu Anda kenali.
1. Rasa tidak nyaman di tekuk
Satu di antara keluhan yang kerap kali muncul akibat kolesterol naik adalah rasa pegal dan kaku di tengkuk.
Menurut dr. Alvin Nursalim, mekanisme yang diduga mendasari keluhan rasa pegal itu karena adanya gangguan aliran darah pada otot.
Namun demikian rasa pegal di tekuk ini bukan gejala pasti.
Keluhan rasa pegal juga dapat disebabkan dari faktor lain, semisal radang sendi, fibromyalgia, kejang otot dan lain sebagainya.
2. Sakit Kepala
• Tips Hangatkan Tubuh saat Bandung Dikepung Suhu Dingin, Waspada Penyakit yang Siap Menyerang Anda
Gejala yang satu ini seringkali diabaikan banyak orang.
Rasa sakit kepala ini masih berhubungan dengan gejala rasa pegal di tekut.
Jika Anda merasakan kepala bagian belakang sakit dan berdenyut hal itu terjadi karena adanya penumpukan kolesterol di bagian yang sakit tersebut.
3. Kesemutan
Penelitian menyebutkan kolesterol naik berhubungan dengan adanya gangguan pada saraf tepi.
Kendati begitu ada juga penyebab keluhan ini bisa muncul, bisa disebabkan seperti rematik, infeksi tulang belakang, diabetes dan lain sebagainya.
4. Dada terasa nyeri
Gejala ini juga patut diwaspadai, karena gejala nyeri pada dada berkaitan dengan turut meningkatnya risiko penyakit jantung.
Menurut dr. Alvin Nursalim, hal ini terjadi karena adanya kolesterol jahat.
kolesterol jahat ini menjadi salah satu komponen yang berperan dapat membentuk plak pada pembuluh darah (aterosklerosis).
• Tips Membeli Cangkang Ketupat, Lihat Warnanya, Jika Warnanya Seperti Ini Jangan Dibeli
Jika plak tersebut semakin banyak maka akan menyumbat pembuluh darah jantung.
Sehingga pula menyebabkan peredarab darah ke seluruh tubuh terganggu.
Nah, jika Anda merasakan beberapa gejala di atas tersebut maka segeralah melakukan pemeriksaan kolesterol.
Masih dilansir dari sumber yang sama klikdokter.com, kolesterol Naik dipengaruhi pula faktor gaya hidup.
Tidak mengontrol mengkonsumsi makanan yang berkolesterol tinggi, seperti daging merah, makanan laut, produk susu dan jarang berolahraga.
• Ini Tips Merawat Pakaian Bermotif Etnik Agar Tidak Pudar dan Awet Dipakai
Berikut tips menurunkan kadar kolesterol
1. Mengonsumsi makanan sehat bagi jantung
Beberapa jenis makanan sehat untuk jantung yaitu makanan yang rendak lemak.
Seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan dan gandum.
Menurut ahli gizi menjaga kadar kolesterol bisa dilakukan dengan mengurangi asupan lemak jenuh atau menjaga asupan HDL (High Density Lipoprotein) yaitu kolesterol baik.
Beberapa makanan yang dapat meningkatkan HDL ini di antaranya, bubur gandum atau oatmeal, kacang merah, pisang, apel, pir, dan yoghurt.
Adapun beberapa jenis makanan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi di antaranya beras merah, bayam, buncis, kedelai, bawang putih, ikan omega 3, ikan salmon dan lain sebagainya.
2. Olahraga
Aktivitas fisik yang aktif dapat menjaga kolesterol tetap dalam keadaan normal.
Setidaknya olahraga bisa dilakukan 40 menit dalam 3-4 kali seminggu.
Anda bisa melakukan aktivitas olahraga seperti joging, berenang, bersepeda, mengikuti kelas menari atau jenis olahraga aerobik lainnya.
3. Berhenti merokok
Rupanya merokok juga dapat menurunkan kadar kolesterol baik dalam tubuh, sehingga risiko serangan jantung lebih tinggi pada penderita kolesterol tinggi.
Selain itu, merorok juga dapat memicu risiko penyakit lainnya, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, radang paru-paru dan lain sebagainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-saat-memeriksa-kondisi-kesehatan-ke-dokter.jpg)