100 Lampu Setopan di Kota Bandung Padam Total, Nih 5 Persimpangan yang Kondisinya Semrawut

Sedikitnya 100 unit traffic light (TL) atau lampu setopan di Kota Bandung dinyatakan black out atau padam total

100 Lampu Setopan di Kota Bandung Padam Total, Nih 5 Persimpangan yang Kondisinya Semrawut
Tribunjabar/Cipta Permana
Para petugas Dishub Kota Bandung dan Satlantas Polrestabes Bandung meakukan pengaturan arus lalu lintas di beberapa persimpangan jalan, akibat dari padamnya traffic light karena adanya gangguan arus listrik, salah satu persimpangan yang terkena dampak tersebut adalah, Jalan Soekarno-Hatta - Mohamad Toha, Bandung Minggu (4/8/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sedikitnya 100 unit traffic light (TL) atau lampu setopan di Kota Bandung dinyatakan black out atau padam total, akibat dari padamnya aliran listrik yang terjadi di Jawa Barat.

Hal ini mengakibatkan antrean panjang arus lalu lintas kendaraan di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.

Manager operator Area Traffic Control System (ATCS) Dinas Perhubungan Kota Bandung, Abdullah Putra Gandhara mengatakan, terdapat lima persimpangan jalan yang mengalami kepadatan kendaraan cukup parah akibat matinya TL sejak pukul 12.00 WIB tadi, sehingga pengaturan arus lalu lintas terpaksa dilakukan secara manual oleh petugas gabungan Dinas Pergubungan Kota Bandung dan Satlantas Polrestabes Bandung.

Kelima persimpangan tersebut, yaitu Jalan Soekarno-Hatta - Ibrahim Adji, Jalan BKR - Mohamad Toha (PT. INTI), Jalan Merdeka - LRE.Martadinata (Riau), Jalan Dr Djunjunan - Surya Sumantri, dan Jalan Pasirkoja - Peta.

Bahkan dari beberapa persimpangan tersebut dilakukan pengalihan jalur, agar kondisi arus lalu lintas dapat kembali normal.

"Setelah kami mendapatkan informasi dari PLN sekitar pukul 12 siang tadu bahwa terjadi gangguan aliran listrik di sebagian besar wilayah Banten, Jabar, dan Jabodetabek. Karena ruang kontrol ACTS juga kami kemudian lakukan pengecekan secara langsung terhadap TL di beberapa persimpangan dan berkoordinasi dengan petugas Dishub yang ada di lapangan," ujar ya saat dihubungi Tribun Jabar melalui telepon, Minggu (4/8/2019).

Mati Listrik, Penumpang KRL Bosan Menunggu Kereta Berfungsi, Akhirnya Turun dari Gerbong

Menurutnya dari pemantauan dan koordinasi antar petugas yang dilakukan, diketahui bahwa sejak terputusnya aliran listrik sempat beberapa TL di persimpangan jalan masih menyala karena memiliki baterai cadangan.

Namun setelah dua jam berlalu, baterai cadangan pun habis dan TL kembali padam.

"Ada sekitar dua jam TL di persimpangan Jalan Buah Batu, Gudang Utara, Tamblong, dan sekitar Cicaheum masih menyala, tapi karena daya tahannya cuma dua jam jadi semua langsung black out. Tadi sebenarnya sekitar 15.00 WIB listrik sempat kembali nyala, tapi cuma sepuluh menit lalu mati lagi dan berdasarkan informasi yang kami terima dari PLN, sekarang sedang proses penormalan kembali arus listrik," ucapnya

Ia pun meminta agar para pengendara kendaraan untuk tertib berlalu lintas dan senantiasa mengikuti arahan serta petunjuk dari para petugas, hingga kondisi arus listrik dapat kembali normal.

Mati Listrik Ganggu Aktivitas Transportasi hingga Komunikasi, Topik Mati Lampu Trending di Indonesia

Penulis: Cipta Permana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved