Pemkot Cirebon Temukan Sejumlah Hewan Kurban yang Belum Cukup Umur dan Sakit

Petugas Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon menemukan sejumlah hewan kurban yang sakit dan belum cukup umur.

Pemkot Cirebon Temukan Sejumlah Hewan Kurban yang Belum Cukup Umur dan Sakit
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas DPPKP Kota Cirebon saat memeriksa kondisi hewan kurban yang dijual di tempat penjualan hewan kurban di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (2/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Petugas Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon menemukan sejumlah hewan kurban yang sakit dan belum cukup umur.

Temuan itu didapat saat petugas memeriksa sejumlah tempat penjualan hewan se-Kota Cirebon, Jumat (2/8/2019).

Kabid Pertanian dan Peternakan DPPKP Kota Cirebon, Iin Inayati, mengatakan bahwa dalam sidak ditemukan hewan kurban yang sakit mata dan mendapat luka kecil.

DPPKP Kota Cirebon Sidak Sejumlah Tempat Penjualan Hewan Kurban

Menurut dia, di mata hewan itu terdapat selaput putih tipis dan terdapat ruam kecil di badannya.

"Ada juga hewan kurban yang umurnya belum memenuhi syarat untuk dikurbankan," ujar Iin Inayati saat ditemui usai sidak di tempat penjualan hewan kurban di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (2/8/2019).

Karena itu, pihaknya pun langsung memberikan tanda khusus menggunakan cat semprot biru di badan hewan kurban yang belum cukup umur itu.

Selain itu, hewan kurban yang sakit mata dan luka kecil juga telah diberikan obat.

Ia berharap, hewan-hewan yang sakit itu bisa sembuh dalam beberapa hari sehingga layak untuk dikurbankan.

"Kami minta pedagang untuk tidak dijual dulu sebelum benar-benar sembuh," kata Iin Inayati.

Sementara hewan kurban yang belum cukup umur diminta tidak dijual ke masyarakat dan dipisahkan kandangnya.

Kumpulan Menu Daging Kurban Bisa Dimasak Sendiri di Rumah, dari Gepuk hingga Steak, Nih Resepnya

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved