Tingkatkan Kualitas Waktu Keluarga, Atalia Praratya Imbau Tinggalkan Gadget 3 Jam per Hari

Atalia Praratya imbau setiap keluarga tidak menggunakan gadget selama tiga jam setiap hari, sejak pukul 18.00 sampai pukul 21.00 WIB.

Tingkatkan Kualitas Waktu Keluarga, Atalia Praratya Imbau Tinggalkan Gadget 3 Jam per Hari
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Atalia Prataya di sela acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan Tema Peringatan Harganas ke-26, di Gedung Sate Bandung, Kamis (4/7). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung Program Gerakan 1821 (delapan belas dua satu) sebagai salah satu upaya untuk membangun ketahanan keluarga.

"Adapun program-program yang dilaksanakan Pemprov Jabar yang mengarah kepada semangat untuk kembali ke keluarga dan terkait dengan Peringatan Hari Keluarga Nasional atau Harganas ialah Program 1821," kata Atalia Praratya di sela acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan Tema Peringatan Harganas ke-26, di Gedung Sate Bandung, Kamis (4/7/2019).

Program Gerakan 1821 ini merupakan imbauan kepada para orang tua dan semua anggota keluarga untuk meminimalkan penggunaan gadget, semisal smartphone, tablet, atau laptop.

VIDEO Atalia Kamil Sebut Putrinya Punya Bakat Arsitek Seperti Sang Ayah

Setiap keluarga diimbau tidak menggunakan gadget selama tiga jam setiap hari, sejak pukul 18.00 sampai pukul 21.00 WIB.

"Jadi selama tiga jam antara pukul 18.00 sampai 21.00, keluarga memberikan quality time terbaik untuk mengobrol, makan bersama, mengaji bersama, atau belajar bersama, apapun yang dilakukan bersama," katanya.

Atalia Praratya berharap melalui Program Gerakan 1821 bisa mengembalikan kualitas keluarga yang menanamkan nilai-nilai positif.

Selain itu, pihaknya juga telah menyusun sejumlah program kesehatan untuk mewujudkan ketahanan keluarga melalui dinas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdali Gelung Sakti, menambahkan kesehatan keluarga erat kaitannya dengan ketahanan keluarga.

"Bagaimana mau membentuk ketahanan keluarga kalau anggota keluarganya tidak sehat secara fisik dan psikis. Jadi dalam kesempatan ini kesehatan keluarga dan ketahanan keluarga itu berkaitan," kata Berli.

Berli menjelaskan program pembangunan kesehatan melalui pendekatan siklus kehidupan itu dimulai dari kandungan ibu hingga sampai usia lanjut.

Sejumlah program kesehatan untuk ibu hamil dan calon ibu, kata Berli, telah disiapkan oleh Dinkes Jawa Barat seperti pemberian tablet tambah darah untuk, imunisasi lengkap, program di puskesmas hingga posyandu.

Anak Ridwan Kamil Diterima di SMAN 3 Bandung, Atalia Sebut Putrinya Ingin Jadi Arsitek Seperti Ayah

Motor Listrik yang Dibeli Ridwan Kamil Rp 35 Juta Sudah Berlisensi, Cas 1 Jam Bisa Jalan 80 Km

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved