Jalur Alternatif Cijapati Lengang, Pengendara Keluhkan Minimnya Rambu Lalu Lintas dan Petugas

Jalur alternatif Cijapati lengang. Pengendara keluhkan minimnya rambu lalu lintas dan petugas.

Jalur Alternatif Cijapati Lengang, Pengendara Keluhkan Minimnya Rambu Lalu Lintas dan Petugas
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Kondisi di jalur alternatif Cijapati yang tampak lengang, Jumat (7/6/2019) atau H+2 Lebaran 2019. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah pengendara yang melintasi jalur alternatif Cijapati, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, mengeluhkan minimnya rambu-rambu lalu lintas serta petugas di jalur tersebut.

Jalur alternatif Cijapati digunakan sebagai salah satu jalur pilihan para pengendara dari arah Bandung menuju Priangan Timur atau sebaliknya untuk menghindari kemacetan di jalur Nagreg.

Di sepanjang jalur yang memiliki banyak kelokan tajam tersebut, hanya ditemukan beberapa rambu-rambu lintas saja, di antaranya tanda jarak batas kota serta tanda jalan menanjak serta menurun.

Rudi (45), seorang pengendara asal Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, mengatakan, di sepanjang jalur tersebut tidak ada pembatas jalan serta petugas yang mengarahkan pengendara.

"Meskipun tidak macet, minimal ada satu dua petugas. Apalagi, kan, jalur ini menanjak, bahaya kalau dilewati orang yang tidak tahu jalur," kata Rudi di jalur alternatif Cijapati, Jumat (8/6/2019).

Dari hasil pantauan, kondisi arus lalu lintas di jalur alternatif Cijapati, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, arah Bandung menuju Garut, tampak lengang pada H+2 Idulfitri.

Jalur tersebut, dilintasi oleh para pemudik lokal Bandung Raya dan beberapa pengendara yang berasal dari Jabodetabek, dengan tujuan Kabupaten Garut dan Kabupaten/Kota Tasikmalaya.

Pantauan Tribun Jabar, jalur alternatif Cijapati memiliki banyak kelokan tajam dengan medan curam, sehingga pengendara yang melintas tidak mampu melaju dengan kecepatan tinggi.

Sebagian besar pengendara yang melintasi jalur alternatif ini, melaju dari arah Majalaya, Kabupaten Bandung dan keluar di Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Bandung.

Tujuan para pengendara melintasi jalur alternatif Cijapati, yakni untuk menghindari kemacetan yang terjadi di jalur selatan Jawa Barat, Nagreg, yang mengalami kemacetan panjang, mulai dari Kadungora-hingga Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Jalur Kadungora-Garut Macet, Polisi Berlakukan One Way untuk Mengurai Kemacetan

Ekor Kemacetan di Haurwangi Cianjur Sampai Rajamandala Bandung Barat

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved