UNIK, 7 Mahasiswa Ciptakan Dispenser dan Timbangan Berbicara untuk Bantu Penyandang Tunanetra

Tujuh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil menciptakan inovasi Dispenser Berbicara dan Timbangan Berbicara, untuk penyandang disa

UNIK, 7 Mahasiswa Ciptakan Dispenser dan Timbangan Berbicara untuk Bantu Penyandang Tunanetra
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Dispenser Berbicara saat diujicobakan di SLB A Kota Bandung 

Tunanetra juga kesulitan melakukan rutinitas untuk memasak, membuat kue, dan menanak nasi.

"Sampai saat ini mereka memerlukan orang yang bisa melihat untuk beraktivitas semacam hal itu," ujarnya.

Oleh karena itulah, Kompor UPI menciptakan timbangan dan dispenser yang dapat berbicara untuk membantu aktivitas penyandang tunanetra.

Butuh waktu satu bulan untuk memproduksi kedua alat inovasi dispenser berbicara dan timbangan berbicara.

Bahha mengatakan, proses pembuatan yang memangkas waktu lama adalah tahap riset 1 bulan.

"Paling sulit dalam pembuatan dalam tahap riset, total 1 bulan 2 minggu," ujar Bahha.

Adapun soal dana awal produksi inovasinya itu berasal dari patungan mereka sendiri.

Untuk biaya produksi dispenser berbicara menghabiskan kisaran dana 700 ribu, sedangkan timbangan 300 ribu. Jika diproduksi lebih banyak akan lebih murah.

Sarono, Pria Tunanetra Pemecah Batu yang Hidupi 75 Anak Yatim, Hampir Tergoda Jadi Pengemis

Sementara itu, satu di antara Pembimbing Kompor UPI, Wawan Purnama, mengapresiasi dan bangga atas inovasi yang ciptakan oleh mahasiswanya itu.

"Sebagai pembimbing, saya pribadi serta para pembimbing lainnya oleh Kompor UPI ini sering dikejutkan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved