Dewan Berondong Disdukcapil, Bawaslu, dan KPU soal KTP Warga Cina yang Sempat Viral

Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur, memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bawaslu Cianjur, dan KPU Cianjur

Dewan Berondong Disdukcapil, Bawaslu, dan KPU soal KTP Warga Cina yang Sempat Viral
TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cianjur, memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bawaslu Cianjur, dan KPU Cianjur, Jumat (8/3/2019) siang untuk mendengarkan kronologi awal viralnya e-KTP ( KTP Elektronik) warga Cina yang kemudian NIK-nya masuk ke dalam DPT atas nama Bahar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Cianjur, memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bawaslu Cianjur, dan KPU Cianjur, Jumat (8/3/2019) siang untuk mendengarkan kronologi awal viralnya e-KTP ( KTP Elektronik) warga Cina yang kemudian NIK-nya masuk ke dalam DPT atas nama Bahar.

Plt Kepala Disdukcapil Muchsin Sidiq Elfatah, menjelaskan secara gamblang ihwal munculnya e-KTP warga Cina yang ramai di media sosial.

"Jadi saat itu Disnaker melakukan sidak ke satu perusahaan peternakan ayam, saat disidak, warga Cina tersebut malah menunjukkan e-KTP," ujar Muchsin.

Karena merasa kaget WNA memiliki e-KTP maka Disnaker langsung menghubungi pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Saat akan diambil gambar eKTPnya WNA tersebut keberatan, karena baru pertama kali melihat mungkin pihak Disnaker merasa e-KTP WNA tersebut harus dikroscek," kata Muchsin.

Beredar sebuah foto e-KTP WNA berinisial GC yang dikaitkan masuk dalam daftar pemilih.
Beredar sebuah foto e-KTP WNA berinisial GC yang dikaitkan masuk dalam daftar pemilih. ((Twitter))

Muchsin mengatakan, awal mula ditemukannya NIK WNA masuk DPT juga karena warga di media sosial. Jadi setelah e-KTP tersebut terupload di media sosial, ada warga yang membuka aplikasi Sidalih online dan mencocokan NIK WNA yang masuk sebagai daftar pemilih.

"Namun atas nama Bahar, jadi disitu warga menguploadnya juga di media sosial," katanya.

Gambar yang memperlihatkan eKTP dan Sidalih menarik perhatian warga dan akhirnya menjadi viral dalam beberapa jam kemudian.

Ketua KPU Cianjur, Hilman Wahyudi, mengatakan, viralnya pada tanggal 26 Februari dan pihaknya langsung mengkoreksi DPT pada Jumat 1 Maret.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved