Breaking News:

Dedi Mulyadi Mengaku Tahu Cara Dapat 60 Persen Suara untuk Jokowi-Maruf di Jawa Barat

"Bisa, 60 persen suara Jabar untuk Jokowi. Dulu di Pilpres 2014 kan saya di tim pemenangan Pak Prabowo," ‎ujar Dedi

istimewa
Dedi Mulyadi 

‎Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Ketua Tim Pemenangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin‎ Provinsi Jabar, Dedi Mulyadi mengaku bisa memenangkan Jokowi-Maruf di Jabar, meski pada Pilpres 2014 hanya mendapat 40,22 % suara sedangkan Prabowo meraih suara 59,78% suara.

Pada Pilpres 2014, Dedi berada dikubu Prabowo-Hatta. Ia meyakini mampu membalikan kondisi tersebut di Pilpres 2019. Jabar merupakan lumbung suara bagi pemilu nasional sebesar 18,9 persen suara atau 32 juta pemilih.

"Bisa, 60 persen suara Jabar untuk Jokowi. Dulu di Pilpres 2014 kan saya di tim pemenangan Pak Prabowo," ‎ujar Dedi di kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang Kota Bandung, Jumat (21/9/2018).

Rumput Sintetis Alun-alun Bandung Kini Lebih Lembut, Khusus Didatangkan dari Jepang

Di Pilgub Jabar, Dedi berpasangan dengan Deddy Mizwar namun hanya meraih suara 25,77% suara. Basis suara pemilih Dedi unggul di sejumlah daerah basisnya sendiri seperti Kabupaten Purwakarta, Karawang, Subang dan Kabupaten Bekasi. Pada Pilpres 2014, daerah-daerah itu merupakan lumbung suara Prabowo.

Belum lagi, potensi suara Jokowi di Jabar di Pilpres 2019 semakin kuat dengan dukungan suara Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang meraih suara 32 persen suara lebih di banyak kota di Jabar.


"Sehingga kemenangan Jokowi di Jabar di Pilpres 2019 bukan hal yang tidak mungkin, sangat mungkin. Saya tahu caranya," kata Dedi.

Apalagi, sebaran kepala daerah yang tergabung dalam koalisi partai pendukung Jokowi-Amin di Pilpres 2019, dalam struktur tim pemenangan Jokowi-Amin di Jabar mencapai 27 orang termasuk kepala daerah dan wakil kepala daerah. Itu di luar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan wakilnya, Uu Ruzhanul Ulum yang dalam strukur tim pemenangan menjabat dewan penasehat.

"Prestasi Pak Joko Widodo di Jabar cukup banyak, salah satunya infrastruktur sampai tanah untuk rakyat. Kita tidak boleh menjelekan atau komentari tim lain," ujarnya.

Dedi ditunjuk jadi Ketua Tim Pemenangan Jabar lewat surat bernomor 015/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018 dengan ditandatangani Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Erick Thohir dan sekretarisnya, Hasto Kristiyanto pada 18 September 2018.


Dalam susunan tim kampanye daerah, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakilnya, Uu Ruzhnul Ulum menjabat dewan pengarah. Kemudian ada 29 kepala dan wakil kepala daerah di Jabar yang jadi tim pemenangan.

Adapun di posisi dewan penasehat, sejumlah tokoh Jabar mulai dari Solihin GP, Rudi Harsya Tnaya, H Danny Setiawan, Prof Dr H Karhi Nisjar, H Nu'man Abdul Hakim, Suryadi Hadiwinoto, Uu Rukmana, KH Adang Badrudin, KH Abdul Azis Affandi, KH Mustofa Aqiel Siradz, KH Abun Bunyamin, Dr KH Muhammad Abas, dan KH Zaenal Abidin.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved