Tribun Health

3 Hal yang Jarang Orang Tahu jika Ibu Hamil Lakukan USG 4D

Hadirnya teknologi USG telah banyak membantu dokter kandungan dalam menjaga kehamilan yang dapat merugikan kesehatan janin.

Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Fauzie Pradita Abbas
mesayurini.com
Ilustrasi 

Keduanya aman dilakukan seperti Anda melakukan USG 2D.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) pun telah menyatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa USG berbahaya bagi janin yang sedang berkembang.

Namun, terlalu sering melakukan USG tidak disarankan, kecuali untuk alasan medis.

Lagipula, melakukan USG 3D dan 4D juga membutuhkan alat khusus dengan biaya lebih mahal dibandingkan dengan USG 2D.

Sehingga, jika dilakukan dalam frekuensi sering mungkin dapat memberatkan Anda.

Para ahli pun menyarankan agar USG 3D maupun 4D dilakukan saat ada kebutuhan medis (untuk memeriksa kelainan pada bayi).

Dan ingat, hanya lakukan USG 3D, 4D, maupun 2D dengan para ahli yang sudah tersertifikasi.

Kapan Waktu Terbaik Lakukan USG 4D?

Waktu terbaik untuk melakukan USG 4D maupun 3D adalah saat usia kehamilan antara 26-30 minggu.

Sebelum usia kehamilan 26 minggu, bayi dalam kandungan masih sedikit memiliki lemak di bawah kulitnya, sehingga tulang di wajahnya mungkin akan terlihat (wajah bayi belum sepenuhnya dikembangkan).

Sedangkan setelah usia kehamilan 30 minggu, kepala bayi mungkin akan berada di bawah panggul Anda, sehingga Anda mungkin akan kesulitan dalam melihat wajah bayi dan ini bisa menjadi percuma.

Nah, bagaimana tribuners? semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda ya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved