Panji Petualang Ungkap Alasan Buaya Kali Grogol Sulit Ditangkap
Melalui Instagram pribadinya, @panjipetualang, Panji mengungkapkan alasan buaya tersebut sulit untuk ditangkap.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Mas Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.ID - Pencarian buaya di kali Grogol, Jakarta Barat berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (27-28/6/2018) belum membuahkan hasil.
Buaya yang belum berhasil ditangkap itu mendapat perhatian dari Panji Petualang.
Melalui Instagram pribadinya, @panjipetualang, Panji mengungkapkan alasan buaya tersebut sulit untuk ditangkap.
Dalam foto dan keterangan yang diunggah pada Rabu (27/6/2018) Panji mengatakan buaya harus ditangani dalam keadaan tenang.
Menurutnya, buaya adalah hewan sensitif yang tak suka keramaian.
"Nangani buaya mesti tenang, enggak bisa bising, terlalu banyak orang buaya akan sensitif untuk lari," ujarnya.
Panji juga menyarankan agar penyisiran dilakukan pada malam hari.
Mengingat pada siang hari akan banyak warga yang berkumpul melihat proses penangkapan buaya.
Hal tersebut akan membuat buaya malu dan lari.
Panji menyemangati tim yang bertugas dan mengajak agar warga kooperatif sehingga proses penangkapan bisa berjalan dnegan mudah.
"Semangat buat rekan-rekan tim rescue buaya di Grogol, kita rescue diam-diam yuk bantuin teman-teman di sana," katanya.
Baca: Panji Petualang Cari Ular di Malam Hari, Tiba-tiba Bola Api Misterius Jatuh, Merinding, Gemetaran
Baca: Ular Telan Manusia, Panji Petualang: Bisa Telan Manusia Bila Kepalanya Sebesar Telapak Tangan
Baca: Panji Petualang Ungkap Penyebab Ular Piton Sulawesi Kerap Menelan Orang Bulat-bulat, Tetap Waspada!
Petugas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara mulai melakukan penyisian di Kali Grogol sejak Rabu (27/6/2018).
Sebelum penyisiran dilakukan, petugas menerima laporan warga yang melihat sejumlah buaya di kali tersebut.
Melansir dari Kompas.com, kemunculan buaya terjadi pada pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan penjelasan warga, buaya tersebut memiliki panjang sekitar satu meter.
