Terdakwa Kasus Video Porno Anak Didakwa Pasal Berlapis, UU ITE, Perlindungan Anak, dan Trafficking

Terdakwa lainnya, Susanti dan Herni yang membiarkan anaknya berperan sebagai pemeran video porno dengan Imelda dan Apriliana

Terdakwa Kasus Video Porno Anak Didakwa Pasal Berlapis, UU ITE, Perlindungan Anak, dan Trafficking
mega nugraha/tribun jabar
Pengadilan Negeri Bandung menyidangkan kasus video porno melibatkan anak-anak dengan perempuan dewasa, Kamis (24/5/2018) dengan terdakwa Sri Mulyati alias Cici, Herni, Susanti dan Apriliana. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar‎, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG -‎ Muhamad Akbar Faisal (28), otak di balik kasus video porno melibatkan anak dan perempuan dewasa didakwa empat pasal berlapis. Sidang perdana kasus itu digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata Bandung, Kamis (24/3/2018).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Bandung mendakwa Faisal ‎dengan Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Kemudian Pasal 2 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Baca: Komunitas Anak Muda di Garut Ini Siap Membersihkan Masjid Tanpa Memungut Biaya

Jaksa juga mendakwa Faisal dengan Pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi serta Pasal 27 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Terdakwa lainnya, Susanti dan Herni yang membiarkan anaknya berperan sebagai pemeran video porno dengan Imelda dan Apriliana juga turut disidangkan pada kesempatan itu.


Susanti didakwa tiga pasal. Yakni, Pasal 82 ayat 1 Undang-undang Perlindungan Anak, Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (Trafficking) dan Pasal 38 Undang-undang ITE‎.

Adapun Herni dan Sri Mulyati yang berperan sebagai penghubung dan perekrut, didakwa Pasal 82 ayat 1 Undang-undang Perlindungan Anak, Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 29 Undang-undang Pornografi.


Sementara itu, Apriliana yang berperan sebagai pemeran perempuan yang beradegan mesum, didakwa Pasal 82 Undang-undang Perlindungan Anak, Pasal 2 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 38 Undang-undang Pornografi.

Sedangkan Imelda Oktaviani yang juga jadi pemeran dalam video porno, dijerat Pasal 88 Undang-undang Perlindungan Anak dan Pasal 34 Undang-undang Pornografi.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi. Sidang dakwaan dipimpin Ketua Majelis Hakim, Waspian Simbolon SH.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved