Setelah Lepaskan Elang di Alam Liar, BKSDA Kembali Imbau Warga Tidak Pelihara Hewan Langka

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)‎ Jabar, mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan hewan langka (elang) sebagai peliharaan.

Setelah Lepaskan Elang di Alam Liar, BKSDA Kembali Imbau Warga Tidak Pelihara Hewan Langka
tribunjabar/hakim baihaqi
Burung elang brontok (nisaetus cirrhatus)? dilepasliarkan di Kawasan Talaga Bodas, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jumat (23/3/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID‎, GARUT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)‎ Jabar, mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan hewan langka (elang) sebagai peliharaan.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi wilayah V Garut Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Purwantono seusai melepasliarkan seekor elang brontok (nisaetus cirrhatus)‎ di Kawasan Talaga Bodas, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jumat (23/3/2018). Elang tersebut ditemukan warga, setelah sempat jatuh di perkebunan warga.

Dalam UU nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya‎, kata Purwantono, setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperjualkan satwa yang dilindungi.

Baca: Demiz Sebut Bekas TPA Leuwigajah Tak Bisa Difungsikan Lagi, Warga Masih Trauma

‎Dijelaskan pula, bahwa elang adalah hewan yang keberadaannya terancam punah.

"‎Satwa endemik ini terancam punah," kata Purwantono di Talaga Bodas, Kabupaten Garut, Jumat (23/3/2018).

Dalam UU tersebut dijelaskan, setiap orang yang melanggar pasal tersebut akan terancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.


Purwantono mengatakan, kalau ada masyarakat yang memelihara atau menemukan burung elang, supaya diserahkan kepada BKSDA untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

"Dilepasliarkan ini agar burung tersebut dapat berkembang biak," ujarnya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved