Sabtu, 9 Mei 2026

Ternyata Merawat Tarantula Tak Sesulit yang Dibayangkan, Seperti Apa?

Untuk menjaga agar tarantulanya dirawat secara baik, di rumahnya, Alvin memiliki kamar khusus untuk kandang tarantula.

Tayang:
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yudha Maulana
Tribun Jabar/Yongky Yulius
Tarantula dari Barudak Tarantula Kota Bandung 

Alvin, mengaku, kebanyakan membeli tarantula melalui grup jual-beli atau pencinta hewan tarantula di facebook.

"Belinya di facebook. Ada grup khusus Indonesia. Ada grup internasional juga. Jadi, kami kadang impor dari luar. Nanti tarantulanya di-packing khusus dan dikirimkan melalui paket," ujarnya.

Senada dengan Alvin, Jonathan, mengatakan, memelihara tarantula sangat cocok bagi dia yang merupakan mahasiswa.

"Yang namanya anak kuliahan Masuk jam tujuh pagi, jam lima pulang. Kadang punya hewan peliharaan lain nggak dikasih makan mati. Kalau tarantula merawatnya gampang. Dia nggak bakalan mati kalau nggak dikasih makan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun," ujarnya.

Selain itu, Jonathan bahkan mengaku pernah digigit atau disengat tarantula peliharaannya.


"Digigit pernah, saya demam enggak masuk kuliah satu minggu. Tapi kalau sering digigit, bisa jadi alergi. Efeknya mirip kaya disengat tawon," katanya.

Kendati demikian, dia mengaku tidak kapok memelihara tarantula karena racunnya tidak menyebabkan kematian.

Saat ini, Jonathan mengaku memiliki 16 koleksi tarantula.

"Misalnya saya punya spesies Harpactira Pulchripes atau Golden Blue Leg Baboon Tarantula harganya Rp 2,5 Juta. Genicullata atau White Knee Giant harganya Rp 1 juta. Dan Poechiloteria Metallica atau Botia Ornamental Tarantula yang harganya Rp 2 juta," ujar pria asal Cimahi Selatan ini.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved