Sabtu, 9 Mei 2026

Ternyata Merawat Tarantula Tak Sesulit yang Dibayangkan, Seperti Apa?

Untuk menjaga agar tarantulanya dirawat secara baik, di rumahnya, Alvin memiliki kamar khusus untuk kandang tarantula.

Tayang:
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yudha Maulana
Tribun Jabar/Yongky Yulius
Tarantula dari Barudak Tarantula Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Alvin Guido (20) dan Jonathan Evander (21), dua orang pencinta hewan tarantula rupanya memiliki alasan yang sama mengapa mereka memelihara hewan jenis laba-laba berbulu itu.

Keduanya tergabung dalam Komunitas Barudak Tarantula Kota Kembang atau disingkat 'Batako'.

Mereka adalah sebuah komunitas di Kota Bandung yang mengumpulkan pencinta tarantula yang menjadikan hewan itu sebagai peliharaan untuk dipajang (display pet).

"Alasannya, merawatnya gampang. Enggak berbau. Tidak berisik. Warnanya bagus," ujar Alvin di Lucky Square Mal, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Sabtu (3/3/2018).

Merawat tarantula, lanjutnya, cukup diberi makan satu kali dalam sepekan.

Komunitas pencinta tarantula 'Batako' saat memamerkan koleksinya di Lucky Square, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Sabtu (3/3/2018).
Komunitas pencinta tarantula 'Batako' saat memamerkan koleksinya di Lucky Square, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Sabtu (3/3/2018). (Tribun Jabar/Yongky Yulius)

Baca: Keluarga Pemakan Serangga Terharu, Minyak Tarantula Diborong Camat dan Diberi Sembako

Makanannya pun mudah didapat, yaitu, jangkrik, kecoa ternak, atau ulat hongkong.

Selain itu, untuk menjaga kelembapan, tarantula hanya perlu disemprot memakai air selama satu kali dalam sepekan.

"Tarantula ini bisa puasa sampai berbulan-bulan, bahkan setahun," ujar pria yang mulai mengoleksi tarantula sejak Maret 2016 ini.

Saat ini, Alvin, mengaku memiliki sekitar tujuh koleksi tarantula.

"Tiga di antaranya. Saya punya Grammostola pulchripes atau Golden Knee Tanrantula hargaya Rp 700 ribu. Brachipelma boehmei atau Mexican Fire Leg Tarantula harga dewasanya Rp 1 juta. Dan Haplopelma lividum atau Cobalt Blue Tarantula. Harganya 1,5 juta. Itu dari kecil saya rawat, dari umur beberapa bulan harganya bisa Rp 50-200 ribu. Dalam dua tahun harganya naik jadi segitu," ujar pria asal Regol, Bandung ini.

Untuk menjaga agar tarantulanya dirawat secara baik, di rumahnya, Alvin memiliki kamar khusus untuk kandang tarantula.

"Karena ada kamar sendiri, jadi kalau kabur di situ aja. Tapi belum pernah ada kejadian kabur. Tarantula itu display pet, kaya ikan. Bisa stres, bisa menggigit kalau dipegang dianya lagi stres. Reptil mungkin bisa dijinakkan. Tapi kalau tarantula tetap liar atau masih liar. Makanya lebih baik di-display saja. Terutama kalau di luar kaya gini," ujarnya.

Baca: Komunitas Batako, Wadah Tukar Informasi Soal Si Laba-laba Besar

Alvin, mengaku, kebanyakan membeli tarantula melalui grup jual-beli atau pencinta hewan tarantula di facebook.

"Belinya di facebook. Ada grup khusus Indonesia. Ada grup internasional juga. Jadi, kami kadang impor dari luar. Nanti tarantulanya di-packing khusus dan dikirimkan melalui paket," ujarnya.

Senada dengan Alvin, Jonathan, mengatakan, memelihara tarantula sangat cocok bagi dia yang merupakan mahasiswa.

"Yang namanya anak kuliahan Masuk jam tujuh pagi, jam lima pulang. Kadang punya hewan peliharaan lain nggak dikasih makan mati. Kalau tarantula merawatnya gampang. Dia nggak bakalan mati kalau nggak dikasih makan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun," ujarnya.

Selain itu, Jonathan bahkan mengaku pernah digigit atau disengat tarantula peliharaannya.


"Digigit pernah, saya demam enggak masuk kuliah satu minggu. Tapi kalau sering digigit, bisa jadi alergi. Efeknya mirip kaya disengat tawon," katanya.

Kendati demikian, dia mengaku tidak kapok memelihara tarantula karena racunnya tidak menyebabkan kematian.

Saat ini, Jonathan mengaku memiliki 16 koleksi tarantula.

"Misalnya saya punya spesies Harpactira Pulchripes atau Golden Blue Leg Baboon Tarantula harganya Rp 2,5 Juta. Genicullata atau White Knee Giant harganya Rp 1 juta. Dan Poechiloteria Metallica atau Botia Ornamental Tarantula yang harganya Rp 2 juta," ujar pria asal Cimahi Selatan ini.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved