Impian Mutia Rahmi Ubah Stigma Pustakawan di Masyarakat
Pustakawan itu tidak hanya sekadar diam dan menjaga perpustakaan, tetapi ada keahlian-keahlian khusus yang dipelajari oleh pustakawan.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Yudha Maulana
Selain itu, pustakawan juga harus dapat dipercaya untuk menjalankan layanan referensi, yakni membantu kalangan akademisi yang mencari jurnal atau hasil penelitian menggunakan kata kunci sehingga memudahkan mereka.
Alasan Mutia menjadi Kepala Perpustakaan STIMLOG adalah ingin menghasilkan karya setelah lulus kuliah.
"Kalau taman bacaan masyarakat bukan dari lembaga resmi. Yang ini resmi dan karya saya abadi karena merintis sistem. Kalaupun saya sudah enggak di sini lagi, masih ada karya saya," ujarnya.
Mutia juga selalu melaporkan kegiatan yang ia lakukan di perpustakaan kepada atasannya agar memahami tugas pustakawan itu ternyata banyak.
Tentunya sebagai pustakawan, Mutia juga ikut belajar mengenai buku yang ada di perpustakaan.
Baca: Ini Imbauan Disbudpora Kabupaten Cirebon Bagi Warga Tionghoa yang Merayakan Imlek Esok Hari
"Jadi lebih spesifik mempelajari mengenai logistik, bisnis, dan transportasi," katanya.
Mutia berbeda dengan pustakawan yang selalu memarahi pengunjung yang berisik. Ia senang bila pengunjungnya berdiskusi mengenai buku yang telah dibaca.
Selama diskusi tidak menganggu pengunjung lainnya, Mutia tidak akan melarang
Bekerja perpustakaan ini juga menjadi pengalaman bagi Mutia bagaimana membangun perpustakaan atau taman membaca.
Baca: Kabar Baik! Saluran PDAM Bakal Dibangun di Bandung Selatan dan Timur
Mutia yang bekerja sama dengan Komunitas Resonansi berencana membuka taman bacaan masyarakat di Sukamiskin.
Pembukaan taman bacaan masyarakat ini merupakan program literasi yang menjadi impian Mutia.
"Program literasi ada macam-macam seperti mendongeng, memvisualkan isi buku, yang terpenting mendekatkan masyarakat ke sumber informasi terutama buku, dan menumbuhkan budaya gemar membaca," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mutia-rahmi-pustakawan-stimlog_20180215_200506.jpg)