Sabtu, 30 Mei 2026

Dibilang Buah 'Kampungan' Ternyata Kersen Mampu Cegah Penyakit Mematikan Ini

Sudah banyak yang menjelaskan tentang ragam cara penyembuhan penyakit secara alami. . .

Tayang:
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Kolase Tribun Jabar
Ilutrasi 

Tumor jinak juga umumnya diangkat kecuali jika tumor tersebut tidak mengganggu kinerja organ dan tidak berdampak buruk pada kesehatan sama sekali.

Buah Kersen Sebagai Anti Tumor

Buah kersen tergolong dalam keluarga buah-buahan berukuran kecil yang rasanya manis.

Buah kersen muda berwarna hijau muda dan warnanya akan berubah menjadi merah terang ketika buah sudah masak.

Daging buah kersen halus dan memiliki rasa manis.

Dan meski telah lama dikenal sebagai pohon yang bisa tumbuh liar di mana saja, kersen rupanya menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Buah kersen sangat bermanfaat dan memiliki kandungan yang lebih jika dibandingkan dengan berbagai larutan isotonik yang kini banyak beredar di pasaran.

Ditinjau dari segi kandungan gizinya buah kersen tidak kalah dengan buah yang lain misalnya mangga.

Kandungan vitamin C buah mangga 30 mg, sedangkan pada buah kersen 80,5 mg, selain itu kandungan kalsium pada buah kersen 124,6 mg, jauh lebih banyak dari buah mangga yang hanya 15 mg.

Dikutip wikipedia kersen sendiri memiliki banyak kandungan yang bermanfaat diantaranya yaitu air (77,8 gram), Protein (0,384 gram), Lemak (1,56 Gram), Karbohidrat (17,9 gram), Serat (4,6 gram), Abu (1,14 gram), Kalsium (124,6 mg), Fosfor (84mg), Besi (1,18 mg), Karoten (0,019g), Tianin (0,065g), Ribofalin (0,037g), Niacin (0,554 g) dan kandungan Vitamin C (80,5 mg) nilai Energi yang dihasilkan adalah 380KJ/100 gram.

Buah kersen dilaporkan juga mempunyai efek anti tumor, dimana kandungan senyawa flavonoid yang dipunyai kersen ini ternyata dapat menghambat pertumbuhan sel kanker secara invitro/laboratoris.

Meski begitu, pencegahan juga mesti dilakukan dari beberapa faktor seperti menjaga pola hidup, Berikut beberapa langkah lain yang dapat kita lakukan untuk menurunkan risiko terjadinya tumor, yaitu:

- Berhenti merokok.

- Berolahraga secara teratur.

- Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang, misalnya meningkatkan konsumsi serat, terutama sayuran dan mengurangi konsumsi makanan berlemak.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved