Jejak Soekarno
Fatmawati Pernah Berlutut Kepada Inggit Garnasih Hingga Berlinang Air Mata
Pertemuan Presiden Soekarno dan Fatmawati terjadi ketika Soekarno beserta keluarga harus menjalani pengasingan di Bengkulu.
Penulis: Rezeqi Hardam Saputro | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Pertemuan Inggit Garnasih dan Fatmawati baru terjadi pada tahun 1980.
"Tahun 1980 atas bantuan Ali Sadikin, Gubernur Jakarta saat itu, akhirnya Fatmawati menemui Inggit Garnasih untuk meminta maaf karena telah mengambil Soekarno darinya," ujar Tito.
Tito menceritakan saat itu Fatmawati ditemani oleh anak-anaknya juga berlutut sambil memegang kaki Inggit Garnasih dan berlinang air mata meminta maaf kepada Inggit Garnasih.
Saat dimintai maaf oleh Fatmawati, lanjut Tito, Inggit Garnasih berkata sudah memaafkannya dari dulu.
"Kepada Fatmawati, Inggit Garnasih mengatakan seorang Ibu adalah lautan maaf bagi anak-anaknya dan berpesan kepada Fatmawati jangan mencubit jika tidak ingin dicubit," ujar Tito.
Tito mengatakan Inggit Garnasih menganggap Fatmawati seperti anaknya sendiri, oleh karena itu dirinya dengan mudah memberi maaf kepada Fatmawati.