Ahok Beri Kritikan Keras Sindir DPR Dianggap Jadi Biang Kerok Ketuanya Hanya Minta Maaf Lewat Video

Menanggapi kisruh demo di mana-mana yang terjadi di Indonesia, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok angkat bicara.

Editor: Hilda Rubiah
Fahmi Ramadhan/tribunnews
KOMENTAR AHOK: Mantan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok usai jalani pemeriksaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina di Gedung Kejaksaan Agung, Kamis (13/3/2025).- Menanggapi kisruh demo di mana-mana yang terjadi di Indonesia, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok angkat bicara beri kritikan keras ke DPR RI. 

TRIBUNJABAR.ID - Turut menanggapi kisruh demo di mana-mana yang terjadi di Indonesia, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok angkat bicara.

Ahok memberikan kritikan keras kepada Dewan Perwilan Rakyat (DPR) terkait situasi yang terjadi saat ini.

Ahok menganggap bahwa DPR RI merupakan biang kerok atas situasi yang terjadi termasuk tewasnya Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil bracuda, kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat demo ricuh di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Baca juga: Respons Rocky Gerung Soal Ahmad Sahroni Hina Pendemo Pembubaran DPR, Singgung Pengemis Suara Rakyat

"Adinda Affan ini meninggal karena ditabrak oleh kendaraan brimob. Persoalannya, saya dulu waktu di demo buruh pun di Balai Kota, kenapa bisa selesai pulang? saya terima mereka masuk, dan saya dengarkan apa mau mereka," kata Ahok, dikutip TribunJakarta.com dari media sosial resminya.

Ahok mengakui saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dulu, ia juga beberapa kali didemo.

Meski demikian, Ahok mengklaim demo tersebut dapat berlangsung aman sehingga dapat selesai tanpa ada keributan atau kericuhan.

Hal ini lantaran Ahok selalu menerima para pendemo, dan mau mendengarkan apa yang disampaikan.

Ahok pun kemudian mempertanyakan langkah DPR RI dalam menyikapi pendemo selama ini.

Jangan-jangan kata Ahok, DPR RI enggan menerima aspirasi pendemo karena takut tidak bisa memberikan solusi.

"Kita tidak mau terima mereka atau memang kita takut? pemerintah ini takut, DPR takut, tidak bisa menyelesaikan permintaan mereka," kata Ahok.

"Jangan cuma minta mau pajak, jangan cuma kejadian demo dibiarin. Terima! kenapa Anda tidak berani terima orang demo untuk dengarkan masalahnya dan carikan solusinya? Kita tidak pernah mencari solusi karena memang kita kelihatan tidak mau mengubah, tidak mau memperbaiki," tegasnya.

Puan Maharani muncul minta maaf

Sementara itu, dtengah situasi yang masih belum kondusif, Ketua DPR RI Puan Maharani akhirnya muncul ke publik.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas kinerja legislatif yang saat ini dinilai belum sepenuhnya berjalan baik.

Hal itu diungkap Puan melalui sebuah video resmi yang ditayangkan di Channel Youtube TVR Parlemen, Jumat (29/8/2025) kemarin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved