Siswa SD yang Tewas usai Berkelahi di Sukabumi, Ternyata Alami Penyakit Ini
Tewasnya seorang siswa kelas 2 di SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Canrayan, Sukabumi sempat menyita perhatian masyarakat.
Baca: Nurul Arifin Bangun Koalisi untuk Pilwalkot Bandung, Saya Orang Bandung, Pulang Kampung
Kemudian SR di bawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan, namun pihak Puskesmas mengatakan SR sudah meninggal dunia.
Mendapat kabar adiknya meninggal dunia, Abdurohim membawa SR ke RSUD Sekarwangi guna otopsi.
Abdurohim mengatakan, berdasarkan keterangan dari teman-teman SR, adiknya dipukul oleh temannya hingga terjatuh.
Tak hanya dipukul, telinga SR disumbat menggunakan keripik, dan disiram dengan minuman ringan.
“Saya dan keluarga sedang berembuk untuk penyelesaian kasus ini. Dan kami meminta kasus ini diusut tuntas,” katanya.
Kini kasus pemukulan yang menyebabkan siswa kelas II SD meninggal ditangani Polsek Cibadak.
Berdasarkan info yang beredar selanjutnya, ternyata tidak ada pemukulan oleh temannya.
Bocah itu rupanya meninggal karena memiliki kelainan penyakit bawaan, atau yang disebut aneurisma, yakni kelainan dalam pembuluh darah di otak.
Begini klarifikasinya :
"Assalamualaikum...
Ijin melaporkan kepada Yth Pa Bpt, Pak Wakil, Pak Sekda, bahwa ke hadian meninggalnya siswa SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Canrayan.
Hasil autopsi Rumah Sakit Dekar Wangi oleh Dr. Ahli Forensik anak tersebut punya kelainan penyakit bawaan sejak lahir
Istilah kedokteran aneurisma, kelainan dalam pembuluh darah di otak
Tidak ada bekas pukulan
Jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarga di Kampng Citiris untuk dimakamkan malam ini juga
Sikon kondusip dan pembiayaan diselesaikan oleh pihak Disdik...
Demikian laporan sementara".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/siswa-sd_20170809_145103.jpg)