Malangnya Balita Ini, Dibawa Pulang dari RS Karena Orangtuanya Harus Setor Rp 7,5 Juta

Bahkan kulit badannya membiru. Lalu, ia kembali bawa lagi ke dokter, kali ini ke Rumah Sakit Silvany Binjai.

Editor: Ravianto
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Alif Alkhafi Hidayat, bayi berusia 4 bulan saat dalam keadaan kejang-kejang di RS Bina Kasih, hingga akhirnya dibawa pulang oleh Sarah, keluarganya akibat tak ada biaya, Sabtu (24/6/2017). (Tribun Medan/Arjuna Bakkara) 

Merasa Alif sudah baik kondisinya, Sarah memutuskan membawa Alif Pulang karena memikirkan masalah biaya.

Sampai di rumahnya, Alif masih sehat dan stabil, tapi pada Jumat sore Pukul 15.00 WIB, kembali panas dan kejang. Hingga akhirnya, Jumat (23/6/2017) dini hari sekitar pukul 03.00 Wib, akhirnya Sarah kembali membawa Alif ke RSUP RS H Adam Malik Medan.

aat itu Alif hanya ditangani di Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan saat itu menggunakan Oksigen dan Infus.

Sarah menuturkan setelah kondisi Alif dikatakan membaik oleh Petugas Media RSUP HAM Medan, Sarah melihat keponakannya ditempatkan di ruangan Rindu, tempat Pasien yang rata-rata terkena penyakit TBC.

Kata Sara, bahkan pihak RSUP HAM Medan tidak pernah memperhatikan Alif dan dibiarkan saja terlantar.

Karenanya, Jumat 23 Juni 2017 sore sekira pukul 18.00 WIB, Sarah dan keluarganya membawa Alif keluar dari RSUP HAM Medan.

Kemudian, Sabtu 25 Jumi 2017, Sarah pun membawa Alif ke RS Bina Kasih, Kampung Lalang, Binjai.

Jauh dari yang diharapkan, Sarah malah diminta uang deposit sebesar 7,5 juta untuk merawat Alif di Ruangan NICU. Akhirnya, dia membawa pulang keponakannya tersebut.

Hingga sealam, informasi ini belum dapat dikonfirmasi. Humas RSUP HAM Medan, Massadat Ginting ketika dihubungi belum menjawab wartawan. Pesan WhatsApp juga belum dibalas.(*)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved