Malangnya Balita Ini, Dibawa Pulang dari RS Karena Orangtuanya Harus Setor Rp 7,5 Juta
Bahkan kulit badannya membiru. Lalu, ia kembali bawa lagi ke dokter, kali ini ke Rumah Sakit Silvany Binjai.
Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara
TRIBUNJABAR.CO.ID, MEDAN - Betapa malang nasib Alif Alkhafi Hidayat. Bayi berusia 4 bulan terpaksa dibawa pulang keluarganya dari rumah sakit dalam keadaan sakit, Sabtu (24/6/2017).
Padahal kondisi Alif kejang-kejang, demam tinggi serta tak sadarkan diri saat berada di Rumah Sakit Bina Kasih. Ia terpaksa dibawa pulang, lantaran tak punya cukup biaya.
Sarah, kakak dari ibu Alif, kepada www.Tribun-Medan.com mengatakan, ia terpaksa membawa pulang keponakannya tersebut, karena Sarah malah diminta uang Deposit sebesar 7,5 juta untuk merawat Alif di Ruang NICU.
NICU (Neonatal Intensive Care Unit) adalah ruang perawatan intensif untuk bayi .
Tak punya biaya, akhirnya dia membawa pulang keponakannya tersebut.
"Terpaksa kami bawa pulang. Tak ada uang kami," katanya.
Menurut Sarah, adapun kronologis kejadiannya, Senin 19 Juni 2017 lalu, awalnya Alif batuk dan muntah.
Kemudian seluruh badannya demam, panas tinggi. Kemudian dibawanya ke Puskesmas Tanah Tinggi, Kota Binjai.
Namun ditolak, karena kondisinya sudah parah menurut petugas Puskesmas tersebut.
"Setelah itu saya ia membawa Alif lagi ke Rumah Sakit Bidadari Binjai. Tetapi, sampai di sana Alif terlihat sudah stabil dan dokter jaga bilang alif sudah boleh pulang," kata Sarah.
Namun situasi berubah pada Rabu malam, pukul 23.00 WIB.
Alif kembali panas tinggi dan kejang-kejang. Ia sampai sesak napas, tidak sadar kan diri.
Bahkan kulit badannya membiru. Lalu, ia kembali bawa lagi ke dokter, kali ini ke Rumah Sakit Silvany Binjai.
Karena tidak kunjung sembuh, Sarah berinisiatif membawa Alif ke RS H Adam Malik, Medan. Sesampainya di Adam Malik, Alif ditangani dan dipindahkan ke ruangan.