Sorot

Mencontoh dari Bandara Blimbingsari

PESAWAT berbaling-baling ini menjalani rute penerbangan dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta ke.....

Mencontoh dari Bandara Blimbingsari
dok. pribadi / facebook

Oleh Adityas A A, Wartawan Tribun

HARIAN ini memuat berita soal rencana mewujudkan penerbangan Tasikmalaya-Jakarta pergi pulang (Selasa, 18 Oktober 2016).

Dalam berita tersebut dituliskan pesawat ATR 72-500 nomor registrasi PK-WFO milik Wings Air, mendarat mulus di Pangkalan Udara (Lanud) Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Senin (17/10/2016) sore.

Pesawat berbaling-baling ini menjalani rute penerbangan dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta ke Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya.

Menurut Kapten Isana Nur Ardi yang memiloti pesawat tersebut, idealnya panjang landasan di Lanud Wiriadinata yang akan berganti nama jadi Bandara Wiriadinata ini sekitar 1.400 meter.

Sementara panjang landasan saat ini 1.200 meter.

Selama ini jarak Tasikmalaya-Jakarta yang harus ditempuh melalui jalan darat bisa mencapai 6 jam jika lancar, sementara bila macet mencapai lebih dari 10 jam.

Namun dengan transportasi udara tersebut maka jarak sekitar 270 km itu dapat tercapai 45 menit tanpa macet.

Nah, dengan dijadikannya Lanud Wiriadinata menjadi Bandara Wiriadinata, serta dibukanya penerbangan komersial Tasikmalaya-Jakarta, masyarakat, pebisnis, atau kargo, dapat menikmati perjalanan singkat menuju ibu kota negara yang merupakan pusat bisnis dan pemerintahan, tanpa macet.

Sebaliknya perekonomian Tasikmalaya juga dapat berkembang karena peluang untuk mendatangkan wisatawan dan investor melalui jalur udara terbuka lebar.

Halaman
12
Penulis: Adityas Annas Azhari
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved