Coffee Break

Muhadjir

Apakah wajah-wajah ceria anak-anak pulang sekolah itu universal? Atau hanya di Indonesia?

Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Hermawan Aksan

Oleh Hermawan Aksan, Wartawan Tribun

SEORANG teman menulis status di media sosial:

"Sedikit nostalgia: begitu lonceng berdentang, tanda pengajaran berakhir, kami berlarian dari sekolah dengan suka cita, seperti sekumpulan narapidana yang menerima pengumuman remisi."

Begitulah pula yang saya ingat dari nostalgia di SD.

Di SMP dan SMA kami tidak berlarian, tentu saja, tapi dari wajah-wajah kami akan terlihat bahwa kami gembira ketika jam pelajaran berakhir.

Sebagian mungkin mengalami semacam katarsis—sebuah perasaan lega setelah mengalami ketegangan demi ketegangan pada jam-jam pelajaran.

Malahan, di SMA, jika ada pelajaran kosong (karena gurunya berhalangan) pada jam, katakanlah, ........

Selengkapnya, naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Minggu (14/8/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabonline.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved